Minggu, 20 September 2020

Disperindag Tanjabtim Belum Terima Instruksi


Senin, 20 Januari 2020 | 16:46:40 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARASABAK – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) sejauh ini belum menerima instruksi lebih lanjut terkait wacana pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM, yang akan menyetop subsidi gas elpiji 3 Kg mulai semester II 2020 mendatang,

Wacana Pemerintah Pusat tersebut bisa berdampak pada harga gas elpiji Kg untuk kalangan masyarakat bawah. Jika gas elpiji bukan subsidi lagi, pasti harga gas melon tersebut di atas Rp 20 ribu.

Kepala Disperindag Tanjabtim Hero Suratman, melalui Kabid Perdagangan Afrinaldi saat dikonfirmasi mengatakan, setiap kebijakan pemerintah pusat, tentunya pemerintah daerah akan mengikuti. Ditambah intruksi tersebut nantinya dikeluarkan dari Dirjen langsung.

"Memang setiap peraturan atau kebijakan yang baru keluar itu akan menimbulkan pro dan kontra, namun yang jelas saat ini kita belum terima instruksi ataupun surat dari Pusat," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Afrinaldi, saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 Kg masih sama pada tahun sebelum nya. Hanya saja, untuk harga disesuaikan dengan lokasi dan jarak pangkalan, harga standar mulai dari Rp 19 - 28 ribu per tabung.

"Namun untuk tahun ini masih akan ditinjau kembali, terutama terkait HET di wilayah yang masuk kategori jauh," tambahnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments