Jumat, 28 Februari 2020

Pengusaha Walet di Merangin Diminta Setor Pajak


Senin, 20 Januari 2020 | 16:52:22 WIB


ilustrasi usaha walet
ilustrasi usaha walet / istimewa

BANGKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak walet. Namun saat ini, pengusaha walet di Merangin masih minim yang membayar pajak.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapat dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Merangin Tandy mengatakan, akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak walet.

Untuk itu, kata Tandry, pihaknya akan bekerja sama dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, hingga ketua Rukun Tetangga (RT), untuk melakukan pendataan terhadap pengusaha walet yang ada di Merangin.

"Kalau dikelola dengan baik, maka PAD kita bisa bertambah,” ujarnya, Senin (20/1/2020).

Dikatakannya lagi, pada tahun 2019 lalu pengusaha walet di Merangin yang sudah wajib pajak cukup banyak. Hanya saja, sangat minim yang membayar bayar pajak, dengan alasan belum mengantongi izin.


“Kita berharap pengusaha walet agar mengurus izin usaha, dan menyetorkan pajak ke daerah,” pungkasnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments