Minggu, 9 Agustus 2020

Puluhan Petani Dari Batanghari Gelar Aksi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Ini Tuntutannya


Senin, 20 Januari 2020 | 12:06:49 WIB


Puluhan petani dari Kabupaten Batanghari saat menggekar aksi di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, Senin (20/1/2020)
Puluhan petani dari Kabupaten Batanghari saat menggekar aksi di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, Senin (20/1/2020) / metrojambi.com

 JAMBI - Puluhan petani yang tergabung dalam Aliansi Forum Petani Plasma PT Tunjuk Langit Sejahtera (TLS) Mersam, Kembang Tanjung, dan Kembang Paseban, Kabupaten Batanghari, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (20/1/2020).

Mohd. Rifa'i selaku koordinator lapangan dalam orasinya mengatakan, lahan petani sekitar lebih kurang 300 hektare yang diserahkan ke PT TLS saat ini belum di konversi, belum dilakukan penilaian teknis kebun, bahkan banyak lahan yang masih kosong atau tidak sesuai perjanjian.

Selain itu, utang petani kepada Bank Mandiri yang belum jelas jumlahnya dikarenakan pinjaman tersebut tidak dipergunakan untuk menanam, memelihara kebun hingga sampai saat ini belum ada pemberitahuan kepada petani.

"Lahan masyarakat tergadai di Bank Mandiri. Sekarang masyarakat membayar utang. Ini yang terjadi," ujarnya.

Oleh karenanya, mereka (petani, red) meminta pertanggungjawaban PT TLS untuk mengkonversikan dan menyampaikan lahan milik petani plasma yang belum ditempatkan secara sah, dan meminta kepada Dinas Perkebunan untuk melakukan penilaian teknis kebun.

Selanjutnya, mereka juga meminta pertanggungjawaban dan kejelasan kepada PT TLS terhadap utang petani di Bank Mandiri, serta meminta kepada DPRD Provinsi Jambi serta aparatur hukum untuk mengusut terkait replanting kebun kelapa sawit pada tahun 2019 yang diduga melanggar hukum serta merugikan keuangan negara.

Tak berselang lama, sejumlah perwakilan DPRD akhirnya menjumpai para petani yang menggelar aksi tersebut.

"Kami meminta perwakilan untuk diskusi di dalam (ruang DPRD), 10 orang," kata Rusli Kamal selaku wakil ketua Komisi II bidang ekonomi dan keuangan di DPRD Provinsi Jambi.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments