Sabtu, 11 Juli 2020

Hasil Survei Jadi Pertimbangan Hanura Tentukan Arah Dukungan di Pilgub Jambi


Rabu, 22 Januari 2020 | 11:53:02 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Jambi telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pilgub 2020. Sejumlah berkas bakal calon yang mendaftar belum lama ini, telah dikirim ke DPP untuk diproses.

Sekretaris DPD Hanura Provinsi Jambi Budimansyah mengatakan, pembahasan mengenai kandidat Gubernur Jambi akan sedikit terlambat. Ini dikarenakan pada 24 Januari nanti akan ada pengukuhan pengurus DPP Hanura pasca Musyawarah Nasional (Munas).

Setelah pengukuhan tersebut, kata Budimansyah, baru pihaknya akan kembali fokus ke Pilkada 2020 ini. Soal kriteria kandidat yang akan didukung, Budimansyah mengatakan pihaknya akan melihat hasil survei.

“Salah satunya berdasarkan hasil survei, kemudian pengalamannya dalam memimpin daerah. Kebetulan mereka kan kepala daerah semua,” kata Budimansyah, Rabu (22/1/2020).

Soal kemungkinan koalisi dengan partai yang sama pada Pilgub lalu, Budimansyah mengatakan itu bisa saja terjadi.

“Bisa sama bisa juga tidak. Kalaupun terjadi, bukan berarti mengikuti alur kemarin, karena versi dan kondisinya berbeda. Yang kemarin kan pemilihan bupati dan walikota, sekarang Gubernur. Berbeda kondisinya,” katanya.

Dia mengatakan, terjadi koalisi yang sama atau tidak kemungkinannya sama besar. “Jika memenuhi persyaratan dari DPP Partai Hanura, kenapa tidak. Keputusan finalnya, DPP yang menentukan,” paparnya.

Terkait dengan survei, dirinya mengatakan Partai Hanura tidak melaksanakannya. Menurutnya, saat ini ada 14 lembaga survei dan meminta para kandidat melakukan survei sendiri.

Jika kandidat saat ini belum melaksanakan survei, dia menghimbau untuk segera memilih lembaga survei untuk bekerja sama. “Nanti hasil survei tersebut, diserahkan ke DPP untuk menjadi bahan pertimbangan,” katanya.

Budi juga menyebutkan, kemungkinan bulan Maret barulah arah dukungan mulai bisa terlihat. Sebab, sebagian hasil survei akan keluar pada bulan Maret tersebut. “Paling cepat bulan Februari keluar hasil survei,” pungkasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments