Rabu, 26 Februari 2020

Intensitas Hujan Meningkat, BPBD Peringatkan Warga di Pesisir Tanjabtim Waspadai Banjir


Rabu, 22 Januari 2020 | 16:32:25 WIB


Jalan terendam banjir
Jalan terendam banjir / dok/metrojambi.com

MUARASABAK - Beberapa hari belakangan ini intensitas hujan meningkat di sejumlah wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Akibatnya sejumlah wilayah dikhawatirkan akan terendam banjir, diantaranya Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai serta di Kecamatan Mendahara Ulu.

Tidak hanya itu, wilayah pesisir Tanjabtim juga dikhawatirkan akan terkena dampak banjir. Maka dari itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjabtim memperingatkan warga, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk mewaspadai banjir.

Kepala BPBD Tanjabtim Jakfar mengatakan, ada sejumlah wilayah yang dikategorikan rawan banjir. Salah satunya Kecamatan Mendahara Ulu.

"Seperti di Kecamatan Mendahara Ulu. Biasanya air pasang disertai hujan akan mengakibatkan banjir. Begitu juga dengan Kota Baru, luapan air sungai disertai hujan juga bisa menggenangi permukiman warga," ungkap Jakfar, Rabu (22/1/2020).

Ditambahkan Jakfar, sejauh ini tingginya intensitas hujan belum terlalu mengkhawatirkan. Namun jika sampai Februari nanti curah hujan masih tetap tinggi, maka sejumlah daerah dikhawatirkan akan terkena dampak banjir.

"Bulan Februari itu biasanya ada beberapa wilayah (terkena banjir, red),seperti Berbak, Dendang, dan Mendahara Ulu," ujar Jakfar.

Pihaknya pun memperingatkan warga agar lebih berhati-hati menghadapi ancaman banjir. Mulai dari ancaman binatang berbisa, maupun penyakit yang di akibatkan oleh banjir.

"Apalagi tempat kita terkenal dengan binatang berbisa dan binatang buas. Warga diharapkan waspada jangan sampai ada korban," jelasnya.

Lebih lanjut Jakfar mengatakan, tidak hanya hujan dan banjir, warga juga diperingatkan untuk mewaspadai potensi terjadinya angin kencang dan petir.

"Ini juga tidak boleh luput dari kewaspadaan terhadap masyarakat . Karena kecepatan angin untuk saat ini berdasarkan data BMKG berkisar 3,6 KPH - 21,8 KPH kondisi hari ini. Ini khusus warga pesisir," pungkasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments