Minggu, 20 September 2020

Baru Satu Halte Sungai di Tanjabtim yang Dikenai Retribusi


Kamis, 23 Januari 2020 | 15:16:57 WIB


Halte Sungai di Tanjabtimur
Halte Sungai di Tanjabtimur / Nanang/Metrojambi.com

MUARASABAK - Dari sepuluh halte sungai yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), baru satu halte yang telah dikenakan retribusi. Sementara itu, sembilan halte lainnya belum dikenai retribusi karena belum beroperasi secara maksimal.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim Rizaldi ketika dikonfirmasi mengatakan, dari 10 halte sungai yang dibangun sejak 2018 hingga 2019 lalu, baru ada satu halte yang di kenakan retribusi.

"Ada satu halte di Kecamatan Mendahara yang sudah kita pungut retribusinya. Itu hanya untuk orang dan kendaraan sebesar 1.000," kata Rizaldi, Kamis (23/1/2020).

Dikatakannya lagi, sembilan halte lainnya nantinya juga akan dikenakan retribusi jika pemanfaatannya sudah cukup maksimal, karena dari hasil retribusi itu lah nantinya akan di gunakan untuk perawatan halte.

"Kan halte itu butuh perawatan. Dari retribusi itu nantinya kita gunakan untuk biaya perawatan. Soal teknis nanti bisa aja kita bekerja sama dengan pihak desa,” ujarnya.

Lebih lanjut Rizaldi mengatakan, wilayah Tanjabtim Masih sangat membutuhkan tambahan halte sungai. Rizaldi menyebutkan, sejumlah wilayah Tanjabtim berada di pinggiran sungai, serta 70 persen masyarakat pinggiran sungai masih menggunakan aliran sungai.

"Tahun ini ada empat halte lagi yang akan dibangun. Lokasinya di Parit Jawa Timur, Sungai Beras, Kuala Lagan, dan Sungai Rambut," bebernya.

Dikatakannya lagi, terkait pengajuan pembangunan halte sungai pihak kementerian tidak langsung merekomendasikan pembangunannya.

"Akan ada sejumlah kriteria seperti akses jalannya jelas dan tidak mengganggu fasilitas lain. Kemudian di kawasan padat permukiman, dan di kawasan akses wisata. Jika di lokasi pembangunan mengganggu fasilitas lain maka pihak kementrian tidak akan setuju," pungkasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments