Rabu, 26 Februari 2020

Disetujui Kemendagri, Perubahan Struktur Balitbangda Menunggu Teken Gubernur


Kamis, 23 Januari 2020 | 17:00:17 WIB


Kepala Balitbangda, Azrin
Kepala Balitbangda, Azrin / istimewa

JAMBI -Perubahan struktur di Badan Peneliti dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Jambi akhirnya memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI beberapa hari yang lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balitbangda, Azrin. Dia mengatakan bahwa saat ini, persetujuan tersebut tengah menunggu di tandatangani Gubernur. "Kami lagi nunggu Peraturan Gubernur (Pergub) tentang struktur organisasi untuk diteken Pak Gubernur," ujarnya via sambungan telpon, Kamis (23/1/2020).

Nantinya, kata Azrin, apabila sudah ditandatangani oleh gubernur, maka pihaknya dapat menyesuaikan pejabat yang bersangkutan. "Barulah kami menyesuaikan pejabat-pejabat dan kegiatannya dapat berjalan. Nanti kami kasih tahu lagi informasinya," sampainya.
Perubahan struktur itu sendiri untuk mendukung program pengembangan daerah. Dimana selama ini lebih banyak dilakukan dalam kegiatan penelitian, namun sangat minim pengembangan.

"Bidang yang dikembangkan, itu Inovasi dan Teknologi (Ivtek) nantinya akan lebih banyak menginduk ke Menrisdiktek. Jadi banyak kegiatan-kegiatan inovasi yang bisa kita laksanakan di Jambi," tutur Azrin.

Selanjutnya, di bidang Pemerintahan dan Sosial Kependudukan yang selama ini berdiri masing-masing, Azrin menyebut, ke depannya akan digabungkan menjadi satu. Sedangkan untuk bidang Ivtek dikembangkan menjadi dua.

"Ivtek, bidang Ilmu pengetahuan dan kerjasama. Kedua inovasi daerah yang diisi dua Kepala Sub bidang (Subid) yang baru. Subid Inovasi pelayanan publik, Subid tata kelola pemerintahan daerah dan Kasubid Inovasi Produk Daerah," ungkapnya.

Untuk program kegiatan inovasi itu, salah satunya telah Balitbangda lakukan di 2019 lalu. Yaitu dengan mengadakan lomba inovasi Goverment World OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.

"Kalau bidang Pemerintahan Sosial dan Kependudukan bergabung, fokusnya lebih ke penelitian, itu pun sudah berapa kali kita lakukan. Dan salah satu contohnya, wisata Rawa Bento di Kayu Aro Kabupaten Kerinci," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments