Kamis, 26 November 2020

Bantah Keterangan Zumi Zola, Gusrizal Ngaku Tak Pernah Minta Proyek


Kamis, 23 Januari 2020 | 14:29:48 WIB


Zumi Zola, Erwan Malik, Supriyono, dan Joe Fandy Yoesman alias Asiang saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus suap \'uang ketok palu\' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 dengan terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal, Kamis (23/1/2020)
Zumi Zola, Erwan Malik, Supriyono, dan Joe Fandy Yoesman alias Asiang saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus suap \'uang ketok palu\' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 dengan terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal, Kamis (23/1/2020) / metrojambi.com

JAMBI - Gusrizal, anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 yang menjadi terdakwa kasus suap ‘uang ketok palu’ pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018, membantah keterangan mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.

Awalnya, Zumi Zola yang dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengaku bahwa dirinya pernah ditemui oleh terdakwa Supardi Nurzain dan Gusrizal di rumah dinas.

"Waktu itu Supardi bilang minta proyek. Karena bercanda, saya cuma tanggapi dengan ketawa-ketawa, tidak dikasih," kata Zola dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (23/1/2020).

Namun keterangan Zola tersebut dibantah oleh Gusrizal. Ditegaskan Gusrizal, dirinya tidak pernah bertemu dengan Zumi Zola, apalagi ikut meminta proyek.

"Saya tidak pernah ikut ketemu dengan Pak Gubernur (Zumi Zola, red) pada waktu itu,” kata Gusrizal.

Bantahan Gusrizal tersebut didukung oleh keterangan terdakwa Supardi Nurzain. Dia menyebut waktu itu yang ikut adalah dirinya.

"Benar, waktu itu Pak Gusrizal tidak ikut. Cuma saya sendiri, itu pun saya sampaikan cuma bercanda-bercanda saja," kata Supadi.

Zola sendiri dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments