Sabtu, 30 Mei 2020

Selain Balon Bupati, Bawaslu Tanjabbar Juga Minta Klarifikasi ke Tujuh Parpol


Jumat, 24 Januari 2020 | 21:30:57 WIB


/ istimewa

 KUALATUNGKAL - Bakal calon (balon) Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Muklis, Jumat (24/1/2020), dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanjabbar untuk diklarifikasi terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Muklis merupakan salah satu kandidat bakal calon Bupati Tanjabbar yang sebelumnya sudah mengambil formulir penjaringan ke sejumlah partai politik. Muklis diketahui merupakan ASN di Kementerian Desa Republik Indonesia.

Tidak hanya Muklis dan Timsesnya, Bawaslu Tanjabbar juga memanggil pengurus tujuh partai politik (parpol) yang sebelumnya sudah membuka penjaringan bakal calon kepala daerah, untuk diklarifikasi.

"Tadi sempat tertunda. H Muklis sudah hadir dan terklarifikasi bersama Partai Golkar, PKB, PDIP, dan NasDem. Lanjut Malam ini, dan yang sudah hadir dan sudah diklarifikasi dari Gerindra, PKS, dan PAN," ungkap Komisioner Bawaslu Tanjabbar Mon Rezi saat dikonfirmasi.

Dikatakannya lagi, malam ini semuanya sudah terklarifikas,i baik Muklis maupun tujuh partai politik dimana ia mengikuti penjaringan. "Alhamdulillah semua yang diundang hadir dan terklarifikasi," ujarnya.

Dikatakannya lagi, undangan kali ini hanya diberikan kepada tujuh partai politim dan Muklis saja. Sedangkan tim sukes belum dilakukan pemanggilan.

"Untuk undangan klarifikasi belum ke timses tapi yang diundang ke Bawaslu adalah Pak Muklis dan tujuh partai politik. Jadi timsesnya belum ada undangan," pungkasnya.

Untuk diketahui, pemanggilan tersebut terkait netralitas ASN sesuai surat edaran nomor 0035/K_BAWASLU/PM.00.00/1/2020 Tentang pengawasan netralitas ASN dan Polri pada Pilkada tahun 2020.


Penulis: cr4
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments