Sabtu, 6 Juni 2020

Ada Pemotongan, Juber Bantah Terima Uang Ketok Palu Rp 200 Juta


Kamis, 06 Februari 2020 | 21:17:00 WIB


Empat orang saksi kembali dihadirkan jaksa KPK dalam sidang lanjutan kasus suap uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (6/2/2020)
Empat orang saksi kembali dihadirkan jaksa KPK dalam sidang lanjutan kasus suap uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (6/2/2020) / metrojambi.com

JAMBI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi periode 2014-2019, Kamis (6/2/2020), kembali dihadirkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang kasus suap uang ketok palu pengesahan Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun 2018.

Kali ini, politisi Golkar itu dihadirkan sebagai saksi untuk tersangka Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019.

Dalam persidangan, Juber menyebutkan jika uang ketok palu yang diterima anggota Fraksi Golkar untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 tidak sebanyak seperti yang disebutkan sebelumnya.

Saat menjadi saksi dalam persidangan sebelumnya, Juber mengatakan jatah uang ketok palu untuk Fraksi Golkar Rp 200 juta per orang. Padahal yang diterima anggota saat itu hanya Rp 190 juta.

Juber bahkan menyebutkan jika dirinya saat itu hanya menerima Rp 185 juta. Pasca terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK, Juber mengatakan uang yang diterimanya itu sudah dikembalikan ke KPK.

"Saya kembalikan 185 juta ke KPK," ujar Juber dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi.

"Kamu terima 190 kan, kok dikembalikan 185," tanya Hakim Ketua.

Juber menjawab jika uang jatah untuk dirinya dipotong Rp 5 juta. Maka dari itu, kata Juber, yang ia kembalikan ke KPK hanya Rp 185 juta sesuai dengan yang ia terima.

"Saya kembalikan sesuai dengan yang saya terima. Saya terima 190 dari (terdakwa, red) Gustizal. Setelah ada pemotongan lagi, jadi saya terima cuma segitu (185 juta, red),” sebut Juber.


Penulis: Ria
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments