Sabtu, 6 Juni 2020

Polda Jambi Tangkap DPO Kasus Penipuan di Jakarta


Sabtu, 08 Februari 2020 | 19:48:37 WIB


SE alias AH saat diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Jambi
SE alias AH saat diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Jambi / metrojambi.com

JAMBI - Berakhir sudah pelarian SE alias AH. Setelah tujuh bulan buron, DPO (daftar pencarian orang) kasus penipuan itu berhasil ditangkap anggota Subsdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi bersama anggota Polres Jakarta Barat.


Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombea Pol M Yudha Setyabudi mengatakan, SE ditangkap setelah dilaporkan melakukan penipuan senilai Rp 380 juta.

"Penipuan yang dilaporkan terkait dengan urusan bisnis. Pelapor tidak dibayar sesuai dengan hasil penjualan," ujar Yudha, Sabtu (8/2/2020).

Yudha menerangkan, Kamis (30/1/2020) lalu, pihaknya mendapat informasi jika tersangka SE telah berada di wilayah Jakarta Barat. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Subdit II Ditreskrimum Polda Jambi langsung berkoordinasi dengan Polres Jakarta Barat untuk membantu melakukan penangkapan.
 
Disebutkan Yudha, tersangka SE berhasil ditangkap lada Minggu (2/2/2020) malam sekira pukul 20.30 WIB. Guna proses lebih lanjut, tersangka SE langsung dibawa ke Jambi.

"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya penipuan lainnya yang dilakukan tersangka," ujar Yudha.

Lebih lanjut Yudha mengatakan, kasus ini berawal saat korban berinisial A membuka bisnis jual beli sarang walet bersama tersangka SE. Tersangka menjanjikan kepada korban untuk mencarikan sarang walet sebanyak 27 Kg, dengan total harga Rp 386.512.000.

Setelah sepakat, korban lantas mentransfer uang kepada tersangka. Namun setelah ditunggu-tunggu, tersangka tidak kunjung menyerahkan sarang walet sebagaimana yang dijanjikannya.

Ditambahkan Yudha, korban lantas melaporkan tersangka ke Polda Jambi. Setelah dilakukan pencarian selama lebih kurang tujuh bulan, tersangka akhirnya berhasil ditangkap.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun," ujar Yudha.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments