Senin, 17 Februari 2020

Zainal Abidin, Effendi Hatta dan Muhamadiyah Dituntut 5 Tahun, Ini Pertimbangan Jaksa KPK


Selasa, 11 Februari 2020 | 12:03:05 WIB


Sidang kasus suap uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018
Sidang kasus suap uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018 / Sahrial/metrojambi.com

JAMBI - Tiga mantan anggota DPRD Provinsi Jambi, Zainal Abidin, Efendi Hatta dan Muhamadiyah dituntut dengan pidana masing-masing 5 tahun penjara denda Rp 300 juta, subsidair 4 bulan serta mencabut hak politiknya untuk dipilih selama 5 tahun.

Menurut jaksa, bahwa yang memberatkan terdakwa adalah karena tidak mendukung upaya dan pemerintah yang sedang giat-giat melakukan pemberantasan korupsi. "Perbuatan terdakwa telah merusak tatanan birokrasi dalam pengesahaan APBD Provinsi," sebut Iskandar Marwoto, jaksa KPK membacakan tuntutannya.

Adapun yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya. Para terdakwa kooperatif dan terus terang atas perbuatannya, serta telah mengembalikan hasil tidak pidana yang diperolehnya.

Seperti diketahui, ketiga terdakwa ini dinyatakan terbukti melanggar dakwaan pertama Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menuntut terdakwa I Zainal Abidin, terdakwa II Effendi Hatta dan terdakwa III Muhamadiyah, masing-masing selama 5 tahun, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," kata Iskandar Marwoto.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments