Kamis, 4 Juni 2020

Pembayaran Insentif Perawat RSUD Raden Mattaher Dikabarkan Tertunda, Sejumlah Obat-obatan Juga Habis


Kamis, 13 Februari 2020 | 10:49:12 WIB


RSUD Raden Mattaher
RSUD Raden Mattaher / dok/metrojambi.com


Kabar itu langsung ditanggapi Wakil Direktur (Wadir) pelayanan RSUD Raden Mattaher, dr Dewi Lestari. Saat dikonfirmasi ia membantah kabar adanya perawat yang mogok. Ia memastikan tidak ada perawat maupun tim medis yang mogok kerja.

"Nggak ada (mogok,red). Perawat bekerja sebagaimana mestinya di wilayah dan kliniknya masing-masing, tidak ada mogok kerja," katanya, Rabu (12/2/20).

Namun ia mengakui, jika insentif perawat di RSUD belum dibayarkan. Menurut dia, belum terbayarkan jasa insentif itu dialami semua pegawai. Ia menyebut, ini dikarenakan dari BPJS klaimnya terlambat, ditambah pihak RSUD sendiri manajemennya juga baru.

"Secara teknik belum dapat semua biaya insentif. Tidak ada faktor kesengajaan," bebernya.

Menurut dia lagi, Plt Direktur RSUD Raden Mattaher dalam hal ini Samsiran Halim, yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, kata Dewi, belum ada kewenangan untuk mencairkan hingga bermiliar-miliar.


Penulis: tim
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments