Minggu, 23 Februari 2020

Eksekusi Tanah di Samping Rumah Sakit Siloam Ricuh


Kamis, 13 Februari 2020 | 15:17:25 WIB


Eksekusi tanah di samping Rumah Sakit Siloam Jambi diwarnai kericuhan
Eksekusi tanah di samping Rumah Sakit Siloam Jambi diwarnai kericuhan / metrojambi.com

 JAMBI - Eksekusi tanah di samping Rumah Sakit Siloam, Kota Jambi, ricuh. Ratusan massa dari pihak Usman, mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kota Jambi.

Massa berorasi menolak eksekusi dilakukan karena putusan pengadilan dinilai cacat. Lokasi sengketa, menurut mereka tidak sesuai. 

Namun petugas kemanan berhasil memukul mundur simpatisan Usman. Setelah jurusita membacakan perintah eksekusi, satu unit alat berat dikerahkan.

Sejumlah bangunan papan dan bangunan semipermanen lainnya yang ada ditanah tersebut dihancurkan rata dengan tanah. Sementara teriakan warna tak dapat menghentikan sebuah alat berat meratakan bangunan di lokasi tersebut.

ementara disela-sela pembacaan tersebut, terus mendapat teriakan dari warga, yang mengatakan bahwa lokasi tersebut tidak sesuai dengan putusan.

Ekscavator yang dikerahkan mulai bergerak menghancurkan bangunan dan tumbuhan yang ada di lokasi. Tanah yang dieksekusi menurut Fandi, kuasa hukum Usman, bukan objek sengketa.


"Eksekusi ini tak sesuai putusan! Tanah kami ini luasnya enam ribuan meter persegi lebih. Ini bukan tanahnya lagi, tapi diputuskan tiga ribuan meter persegi. Itu sebelah sana. Artinya ini tidak dieksekusi, salah sasaran, apakah Palmerah atau Thehok," Tegas Frandy, kuasa hukum Usman di lokasi, Kamis (13/2).

Sementara itu, jurusita Pengadilan Negeri Jambi menjelaskan, lokasi eksekusi sudah benar karena sudah dilakukan  sidang setempat.

"Sebenarnya ini hanya masalah administrasi saja, lokasi sudah tepat. Kita sudah sita," tegas Sahat Hutagalung, Penitera Pengadilan Negeri Jambi.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments