Kamis, 27 Februari 2020

Dua Kecamatan di Tebo Rentan Masalah Sosial


Kamis, 13 Februari 2020 | 21:52:05 WIB


Bupati Tebo Sukandar
Bupati Tebo Sukandar / dok.metrojambi.com

MUARATEBO - Menyikapi peristiwa terduga terorisme yang terjadi beberapa hari yang lalu, Pemerintah Kabupaten Tebo, gelar rapat koordinasi bersama Organisasi Keagamaan, di Aula Melati Kantor Bupati Tebo, Kamis (13/2/2020).

Saat itu, disinggung daerah kecamatan di Kabupaten Tebo yang perlu diwaspadai, diduga daerah rawan berkembangnya paham-paham radikalisme dan permasalahan sosial. Daerah tersebut yaitu Kecamatan Tebo Ulu dan Kecamatan Rimbo Bujang.

Bupati Tebo Sukandar menyebutkan, dua kecamatan di Kabupaten Tebo itu sering terjadi permasalahan. Dikatakan Sukandar, di dua kecamatan tersebut sangat banyak permasalahan yang terjadi.

"Ada dua kecamatan di Kabupaten Tebo yang perlu kita waspadai yaitu Kecamatan Tebo Ulu dan Kecamatan Rimbo Bujang. Karena berdasarkan laporan selama ini, daerah tersebut sangat banyak permasalahan yang terjadi, terutama daerah Tebo Ulu, sering didapatkan laporan mengenai permasalahan sosial, dan Kecamatan Rimbo Bujang karena mobilisasi daerah lintas jalan," katanya.

Berkembangnya paham-paham radikalisme di Kabupaten Tebo, kini menjadi perhatian penuh pemerintah setempat. Pemda akan terus memberikan pencegahan dan mengajak tokoh-tokoh pemuka agama agar bekerja sama mengatasi persoalan tersebut.

Melalui rapat koordinasi tersebut, berbagai pihak dari organisasi keagamaan dan tokoh-tokoh masyarakat sepakat akan melaksanakan pencegahan agar paham radikalisme tidak sampai berkembang.

Senada, Sekretaris NU Tebo, Kiyai Ritaudin Anazami mengatakan, untuk mencegah paham-paham radikal perlu adanya kerjasama yang baik antara semua pihak. Menurutnya langkah awal yang harus dilakukan ialah memberikan pemahaman kepada anak-anak usia dini dan anak yang baru mulai beranjak dewasa.

"Langkah awal yang harus kita lakukan, yaitu memberikan pemahaman kepada anak-anak usia dini, usia remaja dan orang-orang yang lagi semangat semangatnya belajar agama," tuturnya.

Kasat Binmas Polres Tebo Agung, juga mengajak seluruh tokoh agama dan organisasi yang hadir untuk mengimbau warga agar bersama-sama mencegah paham-paham radikalisme.

"Mari kita bersama sama mencegah paham-paham radikalisme, agar jangan sampai berkembang lagi," ujarnya.


Penulis: cr3
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments