Senin, 6 April 2020

Hujan Boleh Turun, Produktivitas Jangan


Kamis, 16 Januari 2020 | 16:57:14 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

INDONESIA dengan letak geografisnya yang berada di garis khatulistiwa menyebabkan mempunyai iklim tropis. Iklim tropis menyebabkan Indonesia hanya mempunyai 2 musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan.

Berbeda dengan negara lain yang memiliki iklim berbeda, untuk negara yang terletak di belahan utara atau selatan bumi mereka mempunyai empat musim yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, musim gugur. Bulan April dan bulan Oktober menjadi bulan peralihan musim dimana bulan April menjadi waktu dimana terjadi peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, sedangkan bulan Oktober menjadi waktu dimana terjadi peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Puncak musim hujan biasanya terjadi pada bulan Januari, sampai ada istilah yang mengatakan arti dari bulan Januari adalah hujan sehari hari. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bulan Januari masih memiliki curah hujan yang paling tinggi. Meskipun sudah menurun dibandingkan pada tanggal 1 Januari 2020, tetapi curah hujan masih tinggi yang menyebabkan kemungkinan turun hujan hampir tiap hari.
Tingkat hujan yang tinggi biasanya menyebabkan tingkat macet yang meningkat, tingkat banjir yang meningkat, bahkan meningkatkan rasa malas bagi para pelajar dan pekerja. Hal ini wajar karena bagi para pelajar dan pekerja, hujan menyebabkan akses untuk berpindah lokasi dari rumah ke tempat sekolah atau ke tempat kerja menjadi tidak lancar dan tidak nyaman.

Namun demikian kita tidak boleh kalah terhadap cuaca yang seperti ini, jangan sampai musim hujan mengurangi produktivitas kita dalam melakukan aktivitas.
Sedia payung sebelum hujan. Peribahasa ini merupakan yang paling tepat kita terapkan dalam kondisi seperti ini. Selain memang kita membutuhkan payung, kita juga bisa memahami arti dari peribahasa ini yaitu dalam kehidupan ketidakpastian itu selalu ada, jadi kita harus selalu waspada dan mempunyai alternatif lain apabila terjadi hal yang tidak terduga.

Lalu, bagaimanakah cara agar kita tetap produktif di musim hujan ini?

1. Menyiapkan peralatan untuk hujan
Untuk mengantisipasi datangnya hujan kita perlu menyiapkan beberapa perlengkapan seperti payung, jas hujan, dan cover untuk tas kita. Payung dapat kita gunakan saat kita akan bepergian untuk berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya ketika jalan kaki. Jas hujan bisa kita gunakan bagi pengguna sepeda motor maupun kita sebagai penikmat fasilitas ojek, bisa juga digunakan bagi pejalan kaki karena sebagian orang malas untuk memegang payung, mereka lebih memilih membawa jas hujan sekali pakai karena tidak begitu menambah beban dan volume dalam tas. Cover untuk tas jelas kita butuhkan karena untuk melindungi buku, berkas, maupun benda elektronik yang kita bawa dari terkenanya air hujan.

2. Menjaga pola makan
Menghadapi musim hujan biasanya karena rasa malas untuk keluar rumah atau kosan, biasanya kita lebih memilih memasak mie instan atau memilih membeli fast food dengan memanfaatkan layanan delivery order atau menggunakan ojek online. Apabila ini dilakukan sesekali mungkin tidak masalah, tetapi apabila kita melakukan ini berulang bisa membuat kita kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh hingga membuat tubuh kita lemas dan jatuh sakit. Tidak lupa untuk tetap menjaga konsumsi air putih setiap hari.

3. Konsumsi vitamin
Selain menjaga pola makan kita harus lebih memperhatikan vitamin bagi tubuh kita untuk antisipasi susahnya mendapat makanan bergizi yang mungkin disebabkan pedagang sayur dan buah yang tutup atau hal lainnya. Selain konsumsi vitamin baiknya kita juga konsumsi madu karena memiliki khasiat yang banyak juga bagi tubuh kita.

4. Berangkat lebih awal
Apabila biasanya kita menunggu waktu mendekati jam masuk kerja atau masuk sekolah untuk berangkat, pada musim hujan ini kita harus bisa untuk berangkat lebih dini. Karena kita tidak tahu kapan hujan akan turun. Karena hujan di pagi hari sering membuat kita malas untuk beraktivitas hingga akhirnya membuat kita memilih untuk tidak masuk atau membolos.

5. Olahraga
Musim hujan bukan menjadi alasan bagi kita untuk meninggalkan olahraga, malah olahraga dapat membantu kita untuk menjaga kondisi fisik dan mental kita lebih kuat untuk menghadapi musim hujan. Meskipun ada keterbatasan tempat karena hujan, kita bisa memilih olahraga rumahan yang tidak memerlukan tempat yang luas seperti skipping, push up, sit up, senam, maupun yoga.

6. Tidur yang cukup
Untuk memaksimalkan kiat-kiat diatas sebaiknya kita harus imbangi dengan tidur yang cukup. Karena kondisi hujan seringkali membuat kita lebih capek dari biasanya, maka kita harus juga memiliki waktu istirahat yang cukup agar kita bisa lebih disiplin dan produktif di keesokan hari.

"Air hujan yang turun tidak seharusnya membuat produktivitas kalian turun"


Penulis: ***
Editor: Herri Novealdi



comments