Minggu, 23 Februari 2020

Tak Terima Terdakwa Divonis Bebas, Orang Tua Korban Pencabulan Gelar Aksi di Kejati Jambi


Jumat, 14 Februari 2020 | 14:53:20 WIB


Aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, menolak vonis bebas terhadap AL, terdakwa kasus pencabulan terhadap enam orang anak.
Aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, menolak vonis bebas terhadap AL, terdakwa kasus pencabulan terhadap enam orang anak. / Sahrial/metrojambi.com

JAMBI - Massa dari Save Our Sister, Jumat (14/2/2020), menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, menolak vonis bebas terhadap AL, terdakwa kasus pencabulan terhadap enam orang anak.

Dalam aksi itu, sejumlah orang tua korban juga ikut serta. Menurut massa, vonis bebas terhadap pelaku pencabulan adalah langkah mundur bagi penegakan undang-undang perlindungan anak.

Herlin, aktivis Save Our Sister mengatakan, dalam Undang-Undang Perlindugan Anak seorang anak berhak mendapat bantuan hukum.

Namun dalam proses persidangan, para korban justru tak didampingi kuasa hukum. Meski sudah pernah dijanjikan dampingan hukum dari P2TP2A.

"Anak korban berhak medapat bantuan hukum. Dalam prakteknya tidak efektif, kami memintabantuan P2TP2A. Tapi selanjutnya mereka tidak pernah hadir dan memantau," katanya.

Sementara itu, salah seorang orang tua korban mengatakan kehadirannya untuk mempertanyakan sejauh mana proses upaya kasasi yang telah dilakukan pihak jaksa di Kejati Jambi.

"Kami mempertanyakan proses hukum anak kami. Kami hanya ditemui humas, keterangannya semua poin diminta sudah di masukkan," katanya.

"Kami berharap ada titik terang keadilan bagi anak-anak kami yang menjadi korban. Dampaknya sekarang pelaku bebas berkeliaran dan anak-anak menjadi ketakutan," sambugnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib meski dikawal aparat kepolisian, usai berorasi massa kemudian disambut oleh kasi penkum Kejati Jambi untuk mendengarkan aspirasi para pengunjuk rasa.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments