Rabu, 1 April 2020

Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Minta Semua Elemen Siap Siaga Menghadapi dan Menanggulangi Bencana


Jumat, 17 Januari 2020 | 14:11:35 WIB


Bupati Adirozal memimpin apel siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor
Bupati Adirozal memimpin apel siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor / istimewa

KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci terus melakukan antisipasi dan kesiapsiagaan dari seluruh jajaran serta instansi terkait dalam menangani segala kemungkinan bencana yang terjadi di Kerinci.

Salah satunya dengan menggelar apel siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor Kabupaten Kerinci tahun 2020, di Pasar Senen, Siulak, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jumat (18/01/2020). Apel siaga bencana ini dipimpin langsung Bupati Kerinci Dr. H. Adirozal, M.Si.

Apel yang diawali pemeriksaan pasukan oleh Bupati Adirozal dan peralatan yang ada, dengan didampingi Kapolres Kerinci, Dandim 0417/Kerinci, dan Ketua DPRD Kabupaten Kerinci.
Bupati Adirozal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan apel hari ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu kemarin, hal ini merupakan langkah sebagai bentuk kesiapan dalam menanggulangi bencana banjir dan longsor di kabupaten Kerinci.

“Seluruh elemen dan Stakeholder dituntut untuk siap siaga menghadapi dan menanggulangi bencana, karena kita ketahui bencana itu akan menimbulkan kerugian di berbagai sektor, baik itu Pendidikan, Kesehatan, dan Transportasi. Tentu hal ini membutuhkan kerjasama yang terpadu dari berbagai elemen, baik itu pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat,” kata Bupati Adirozal.

Mantan Wakil Walikota Padang Panjang ini menambahkan sebagai bentuk kesiapsiagaan pencegahan lebih dini secara terpadu, dalam menghadapi musim hujan dan terjadinya banjir dan longsor tahun 2020 ini. Pemkab Kerinci telah mengeluarkan pernyataan tentang status siaga darurat bencana selama 90 hari ke depan, mulai dari tanggal 6 Januari hingga 4 April 2020.
“Maka untuk itu kita perlu langkah pencegahan agar dapat meminimalisasi terjadinya korban jiwa dan serta kerugian di sektor ekonomi dan uang lainnya. Yang intinya Antisipasi dampak bencana terhadap masyarakat serta mendekatkan SDM, peralatan dan logistik ditempat yang aman pada wilayah yang berpotensi bencana,” papar Bupati.

Bupati Adirozal juga meminta setelah apel ini dilaksanakan seluruh pemangku kepentingan agar meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun selama ini, bekerja dengan saling bahu membahu.

“Kepada seluruh camat terutama daerah rawan banjir dan longsor, kami intruksikan segera mengumpulkan lurah/ kades, lakukan dan lebih gencar mensosialisasikan penanganan banjir dan longsor. Saya minta kepada seluruh petugas yang tergabung dalam apel siaga ini agar tetap siaga dan memastikan peralatan sudah siap siaga setiap saat,” pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments