Kamis, 2 April 2020

BREAKING NEWS! Jaksa KPK Tuntut Zainal Abidin, Efendi Hatta dan Muhamadiyah 5 Tahun Penjara


Selasa, 11 Februari 2020 | 11:33:57 WIB


/ sahrial/metrojambi.com

JAMBI - Tiga orang anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, Effendi Hatta, Zainal Abidin dan Muhamadiyah, terdakwa kasus suap ketok palu pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dengan pidana penjara selama 5 tahun penjara.

Tuntutan ini dibacakan dalam persidangan diketuai oleh Yandri Roni, yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Selasa (11/02/2020).

Dalam surat dakwaan, menurut jaksa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secata bersama-sama dan berlanjut.

Dimana terdakwa menerima hadiah atau janji dari Gubernur Jambi Zumi Zola, sebagai hadiah atau uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018.

Perbuatan terdakwa terbukti dalam dakwaan pertama Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP
"Menuntut terdakwa I Zainal Abidin, terdakwa II Effendi Hatta dan terdakwa III Muhamadiyah, masing-masing selama 5 tahun, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," kata Iskandar Marwoto.

Selain itu, terdakwa juga dibebankan membayar denda Rp 300 juta subsidair 4 bulan, sementara untuk Effendi Hatta membayar uang pengganti Rp 100 juta.

Jika tidak dibayar diganti dengan pidana selama 6 bulan. Ketiga terdakwa juga dituntut dengan pidana tambahan berupa pencabutan hak politiknya selama lima tahun.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments