Jumat, 3 April 2020

Walikota Fasha Resmikan Rumah Batik

Fasha: Jadikan Destinasi Edukasi Membatik

Selasa, 18 Februari 2020 | 11:08:58 WIB


Walikota Jambi Sy Fasha menandatangani prasasti peresmian rumah batik Berkah
Walikota Jambi Sy Fasha menandatangani prasasti peresmian rumah batik Berkah / Amril Hidayat/ Metrojambi.com

JAMBI – Saat ini, Kota Jambi terus berupaya mengangkat ciri khas Kota Jambi, yang bersifat tradisional melalui beragam wadah. Salah satunya yakni, dengan melestarikan batik Jambi. Wali Kota Jambi, Syarif Fasha pun sangat berharap, batik Jambi dapat bersaing dengan batik dari daerah lain.

Hal ini dikatakan Syarif Fasha, saat meresmikan Rumah Batik Berkah, Selasa (18/2) kemarin. dengan diresmikannya Rumah Batik Berkah ini, lanjut Fasha adalah salah satu upaya bagaimana mensejajarkan batik Jambi dengan batik Jawa.

“Pemkot sangat konsen dengan hal ini. Para pengrajin juga bisa merasa perbedaan di masa kepemimpinan kami. Banyak kemajuan-kemajuan yang dicapai. Salah satunya kami menambah pengetahuan pengrajin batik dengan membawa mereka bertukar ilmu di luar Kota Jambi,” jelasnya.

Dengan diresmikannya rumah batik tersebut, Fasha juga berharap tempat tersebut bisa menjadi lokasi edukasi bagi masyarakat umum. Seperti proses awal pembatikan hingga menjadi utuh. “Mudah-mudahan ini bisa menambah satu wahana tidak hanya destinasi belanja pakaian tradisional, namun menjadi tempat edukasi. Kami tidak inginkan hanya menjadi sektor UKM, tapi mampu bersaing dengan batik lainnya. Dan menjadi industri yang besar,” jelasnya.

Dengan hal tersebut, Pemkot Jambi siap membantu para pengrajin batik. Bahkan Fasha menyebutkan, bahwa memungkinkan akan membentuk perda. Di mana satu hari dalam seminggu, masyarakat diwajibkan mengenakan batik.

“Namun apakah pengrajin kita mampu. Sebab saya tidak mau hanya membeli bahan jadi dari luar terus dipakai. Pemkot siap membantu, selama para pengrajin atau penyuplai batik sendiri mampu memproduksi batik dengan jumlah banyak dan tentunya tak kalah saing,” pungkasnya.

Senada juga turut dikatakan oleh Komari Kadis Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Jambi. Untuk bahan baku batik, pihak siap untuk memenuhinya. Hanya saja memang, saat ini terhambat dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

“Bahan baku ada, banyak. Tapi SDM nya yang masih kurang. Tapi perlahan akan kita arahkan masyarkat untuk ikut melestarikan batik. Salah satunya menjadi pengrajin batik,” jelasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments