Kamis, 9 April 2020

Polisi Pastikan Ardiansyah Murni Gantung Diri


Kamis, 20 Februari 2020 | 16:30:58 WIB


Anggota Polsek Betara saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat yang tergantung di pohon
Anggota Polsek Betara saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat yang tergantung di pohon / dok/metrojambi.com

KUALATUNGKAL - Berdasarkan hasil olah tempat kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menyatakan Ardiansyah Siregar Sormin (16), warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut), murni gantung diri.

Kapolsek Betara Iptu Sozanolo Harefa mengatakan dari hasil olah TKP yang dilakukan tim Reskrim dan sejumlah dokter saat penemuan korban tersebut tidak membuktikan korban meninggal karena hal lain. Menurutnya, korban tersebut murni gantung diri.

"Tidak ada tanda-tanda lain di tubuhnya, kita pas menurunkan juga ada dokter dari puskesmas. Murni gantung diri," kata Harefa.

Ia juga menegaskan pihak keluarga juga tidak ingin korban di autopsi. Bahkan, keluarga meminta korban untuk langsung di makamkan. "Korban tak mau visum, jadi ya kita cuman batas cek luar saja," ujarnya.

Harefa menyebutkan, korban tersebut melarikan diri saat akan pulang kampung. Sebelum, akhirnya ditemukan mati gantung diri. "Dia itu kabur mau pulang, dan ditemukan sudah meninggal," tandasnya

Sebelumnya, korban di temukan membusuk dengan posisi tergantung di pohon karet dengan kodisi sudah mulai membusuk di lahan kebun karet milik Suwardi warga Rt. 06 Dusun Karya Lestari 2 Desa Muntialo Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat Rabu (12/2/2020) lalu.

Saat ditemukan tergantung dengan tali yang menjerat lehernya. Tali yang menjerat tersebut merupakan baju berwarna hitam dan putih.

Sebelum meninggal korban sempat berkomunikasi dengan keluarga nya yang ada di Tapanuli Selatan (Tamsel) dengan menggunakan telepon dan menyebutkan akan pulang kampung.

Korban saat itu, akan di antarkan pulang oleh keluarga nya. Namun, saat menunggu akan di antarkan korban menghilang baru empat hari kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.


Penulis: cr4
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments