Kamis, 9 April 2020

Pasar Sengeti Dibangun Tahun Ini

Pemkab sudah siapkan lahan 1,8 hektar

Senin, 24 Februari 2020 | 11:56:53 WIB


Bupati Masnah saat berkunjung ke pasar tradisional beberapa waktu lalu.
Bupati Masnah saat berkunjung ke pasar tradisional beberapa waktu lalu. / dok/metrojambi.com

SENGETI- Dua kali gagal, pembangunan pasar Sengeti direncanakan akan dibangun pada 2020 ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muarojambi, Nur Subiantoro.

Rencananya lahan seluas sekitar 1,8 hektare yang tidak jauh dari lokasi pasar Sengeti yang lama disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Muarojambi untuk membangun pasar Sengeti tersebut.

Nantinya kata Nur pembangunan pasar sengeti tidak menggunakan dana dari Pemerintah Pusat melainkan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Muarojambi.

"Insha allah pasar sengeti akan di bangun pada tahun 2020 ini. Kemudian untuk pembangunannya akan dilakukan oleh dinas PUPR, karena saya pikir PUPR ahlinya untuk kontruksi,"sebur Nur.

"Ini menggunakan anggaran dari APBD karena dua kali dana dari anggaran pusat belum dapat melaksanakannya tahun 2018 dan 2019 sekarang oleh pimpinan (Bupati) dialokasikan melalui APBD," tambahnya

Lebih lanjut disampaikan oleh Nur, bahwa terhadap rencana pembangunan ini, pihaknya bersama dengan Kepala Dinas PU dan juga Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Muarojambi telah menggelar rapat. Hal ini juga berkaitan dengan pembahasan langkah kedepan untuk relokasi pedagang.

"Jadi nanti kita bicarkan juga bagaimana penyerahan asetnya, di kita nantu bertugas untuk relokasi pasarnya, kemarin sudah dilakukan rapat di dinas PUPR yang dihadiri kepala dinas pupr sekaligus menjabat sebagai kepala bapeda, itu untuk membedah dari pada Detail Engineering Design (DED) yang sudah mereka buat,"terangnya

Lebih lanjut disampaikan oleh Nur Subiantoro bahwa DED perlu dilakukan lantaran luasan lahan untuk pembangunan pasar sengeti cukup luas. Setidaknya ada 1,8 hektare lahan yang disediakan untuk membangun pasar sengeti tersebut.

"DED ini dilakukan karena pembangunan pasar sengeti ini seluas 1,8 hektare jadi masih banyak pembangunan, misalnya jalan, penimbunan, kemudian halaman pasar, pemasangan gapura, kita harapkan ini pasar jadi kebanggan masyarakat Muarojambi," terangnya

Lebih lanjut disampaikan oleh Nur, pihaknya tidak hanya mengharapkan dana APBD untuk pembangunan Pasar Sengeti, pihaknya juga akan mengejar dana alokasi khusus (DAK) yang ada di Pusat sebagai pemenuhan fasilitas yang ada di Pasar Sengeti kedepannya.

"Kita tetap kejar DAK untuk memenuhi sarana dan prasarana pasar yang dibutuhkan oleh masyarakat kedepannya. Misalnya nanti ada pasar bedug yang bisa disatukan dengan pasar di sana, karena selama ini kan pasar bedug ada di pinggir jalan lintas," pungkasnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor:



comments