Senin, 6 April 2020

Intensitas Hujan Meningkat, Sejumlah Wilayah di Tanjabtim Terendam Banjir


Selasa, 25 Februari 2020 | 10:36:37 WIB


Sejumlah Wilayah di Tanjab Timur Terendam Banjir
Sejumlah Wilayah di Tanjab Timur Terendam Banjir / Nanang/Metrojambi.com

MUARASABAK - Intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa waktu belakangan ini, membuat air Sungai Batanghari meluap. Akibarnya, sejumlah daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terendam banjir.

Selain wilayah dataran rendah, wilayah pesisir Tanjabtim juga tidak luput dari rendaman air. Tidak hanya pemukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah lahan perkebunan.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Geragai, Kuala Jambi, Sabak Timur, Berbak, dan Dendang, dimana sejumlah ahan perkebunan, jalan poros, dan pekarangan rumah warga terendam air. Sedangkan dI Kecamatan Mendahara, air pasang laut naik hingga menggenangi jalan poros.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jakfar mengatakan, saat ini memang memasuki puncak musim pasang air laut.

Menurut Jakfar, tingginya permukaan air laut juga dipengaruhi tingginya curah hujan di wilayah hulu Sungai Batanghari

"Diperkirakan kondisi seperti ini masih akan berlangsung hingga Maret mendatang," ujar Jakfar, Senin (24/2/2020).

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, BPBD Tanjabtim mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai anak-anak mereka yang sedang bermain-main air. Selain itu, BPBD juga mengimbau untuk berhati-hati terhadap serangan binatang berbisa seperti ular, lipan, kalajengking, serta buaya.

"Kalau air naik, binatang-binatang itu biasanya keluar. Itu harus diwaspadai," tegasnya.

Dikatakannya lagi, yang terjadi saat ini adalah banjir pasang surut, dimana ketinggian air hanya bertahan kurang lebih tiga jam kemudian surut kembali. Pihaknya, kata Jafar, belum akan melakukan tindakan evakuasi.

"Sejauh ini juga belum ada laporan rumah warga yang tergenang. Kalaupun ada paling lama hanya tiga jam kemudian surut lagi," pungkas Jakfar.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments