Jumat, 3 April 2020

Polda Jambi Minta Masyarakat Hati-hati Bermedsos Terkait Pilkada


Kamis, 27 Februari 2020 | 10:54:39 WIB


/ istimewa

JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Edi Faryadi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam bermedia sosial khususnya menjelang Pilkada serentak tahun ini.

Hal itu disampaikan Edi Faryadi di Jambi, Rabu, usai acara Bimbingan teknis (Bimtek) terkait Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang bertempat di Hotel BW Luxury yang bekerjasama dengan Kementerian Kominfo RI yang diikuti penyidik Reserse Polda Jambi.

"Kita harus bijak dalam bermedsos, jangan sampai kata-kata atau tulisan yang kita buat bisa menjadi pemicu dan permasalahan bagi kita sendiri," kata Edi Faryadi.

Acara Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Edi Faryadi yang diikuti oleh penyidik Reserse Kriminal Umum, Khusus, Narkoba Polda Jambi serta Polres-polres Jajaran Polda Jambi.

Edi mengatakan, bahwa Provinsi Jambi akan menggelar pesta demokrasi (Pilkada) baik pemilihan gubernur dan bupati . Biasanya bila sudah masuk tahapan Pilkada Polda Jambi jajaran selalu menerima laporan pelanggaran terkait UU ITE, demi membela pasangan calon masing-masing ataupun saling menjelekkan. Maka Polda Jambi menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati khususnya penggiat medsos.

"Bijak dalam bermedsos, jangan sampai kata-kata atau tulisan yang kita buat bisa menjadi pemicu dan permasalahan bagi kita sendiri," katanya.

Mari jaga Provinsi Jambi ini aman, tertib, damai, dan kondusif apalagi dalam menghadapi Pilkada serentak yang nantinya akan digelar, siapapun yang nantinya akan menjadi kepala daerah, itulah pilihan terbaik dari masyarakat Jambi.

Acara Bimtek tersebut dihadiri pemateri dari Kementerian Kominfo RI Teguh Arifiyadi selaku Kasubdit Penyidikan dan Penindakan serta Albert Aruan sebagai kepala Seksi Penindakan Kementerian Kominfo RI yang nantinya akan memberikan pemahaman serta unsur-unsur yang nantinya akan menjerat pelaku yang melanggar hukum, dalam hal ini UU ITE.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments