Rabu, 8 April 2020

Bungo Gandeng Mitra Kerja, Antisipasi Kekurangan Daging Sapi


Jumat, 28 Februari 2020 | 15:21:49 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABUNGO - Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bungo mewanti-wanti meningkatnya permintaan harga daging sapi yang bisa datang sewaktu-waktu. Untuk mengantisipasi hal itu, Disnakan menjalin kerja sama dengan perusahaan mitra.

"Kalau kebutuhan meningkat sewaktu-waktu, kita bisa mendatangkan stok dari perusahaan mitra," kata Enggar Tri Wahyudi, Kepala Bidang Peternakan Disnakan Bungo.

Menurutnya, kebutuhan daging sapi di Kabupaten Bungo sering kali meningkat menjelang libur dan hari besar. Jika tidak ditanggulangi, hal itu bisa membuat pihaknya kelabakan.

Berkaca dari yang pernah terjadi, pihaknya sudah bisa memperkirakan kemungkinan kurangnya persediaan daging. "Ketika kebutuhan di Bungo meningkat, kita hubungi, sekitar dua hari kemudian masuk sapi potong," ujarnya.

Dia mengatakan, dalam sehari sekitar 600 Kg daging sapi dijajakan di pasar, jumlah itu menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar 1 ton. Penurunan itu disebabkan satu di antara pedagang sudah pindah ke Kabupaten Tebo sehingga, selain menurunkan jumlah daging potong, juga menurunkan permintaan daging di Kabupaten Bungo.

"Biasanya, permintaan daging ini kan bukan cuma dari Bungo saja. Ada juga dari Muara Tebo, Rimbo Bujang, Kuamang Kuning, Rantau Panjang. Tapi sekarang, mulai bisa dibagi," jelas Enggar.

Selain itu, ramainya daging beku juga berdampak pada pengurangan permintaan daging segar. Meski begitu, pihaknya tetap merasa perlu mengantisipasi kelangkaan daging untuk menstabilkan harga.

"Saat ini, masih sekitar Rp 120 ribu per kilogram," tandasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments