Selasa, 14 Juli 2020

Diklat Revolusi Mental di Subang, BKPSDM Merangin Minta Peserta Tidak Resah Soal Corona


Rabu, 04 Maret 2020 | 22:00:14 WIB


Kabid Pengangkatan dan Mutasi Pegawai BKPSDM Merangin Zairi
Kabid Pengangkatan dan Mutasi Pegawai BKPSDM Merangin Zairi / dok.metrojambi.com

BANGKO - Dalam waktu dekat ini, lebih kurang 60 orang pejabat eselon II dan eselon III dari jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin akan mengikuti diklat Revolusi Mental di Subang Jawa Barat. Hal ini dilakukan untuk peningkatan pengetahuan, kemampuan dan pemahaman pegawai dalam bekerja.

Namun dalam pelaksanaan Diklat Revolusi Mental ini, ada semacam persoalan yang di khawatirkan peserta Diklat, yaitu soal wabah virus corona. Diketahui Indonesia salah satu negara yang terdapat pasien positif virus corona. Kasus pertama yang terjadi di Tanah Air menimpa dua warga Depok, Jawa Barat korbannya seorang ibu dan anaknya.

Menanggapi adanya kekhawatiran yang dialami peserta Diklat, Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Merangin, meminta pada peserta tidak khawatir soal virus corona.

"Ya jadi kegiatan ini memang sudah terprogram dan sudah terencana. Insyaallah kalau ikut dengan niat yang baik, Allah akan melindungi mereka. Memang corona terjadi di Jawa Barat, tapi tempat Diklat ini bukan di titik ditemukan corona itu," ujar Zairi, Kabid Pengangkatan dan Mutasi Pegawai BKPSDM Merangin, Rabu (4/3/2020).

Dikatakannya, pelaksanaan Diklat Revolusi Mental ini akan dilaksanakan selama lima hari. Dia berharap, Diklat ini berjalan lancar dan tidak ada masalah saat proses dalam pelaksaannya nanti.

“Ada sekitar 60 orang yang dianggarkan untuk mengikuti Diklat. Sebelumnya ke 60 ini diusulkan dari OPD, apalagi mereka yang belum pernah mengikuti Diklat," pungkas Zairi.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments