Minggu, 29 Maret 2020

Baru 33 SMP di Tanjabtim Laksanakan UNBK


Kamis, 12 Maret 2020 | 22:37:02 WIB


/ istimewa

MUARASABAK - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat, tidak lama lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dari 45 SMP sederajat, pelaksanaan UNBK akan diikuti 2.042 siswa dari 33 SMP yang ada di Tanjabtim.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabtim Drs Junaedi Rahmad saat dikonfirmasimengatakan, tahun 2020 ini, jumlah sekolah yang mengikuti UNBK meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

“Tahun lalu hanya 26 SMP yang melaksanakan UNBK. Untuk siswa SMP yang melaksanakan UNKP di Tanjabtim tahun ini berjumlah 317 siswa, dengan jumlah siswa pria 145 orang dan wanita 172 orang. Sedangkan untuk siswa SMP yang mengikuti UNBK berjumlah 2.042 siswa, terdiri dari 995 pria dan 1047 wanita," ujarnya, Kamis (12/3/2020).

Saat ini UNBK nanti, ada enam SMP yang gabung dengan sekolah lain. SMP tersebut yaitu, Satap 10 dan Satap 11 yang menumpang di SMPN 22 Kecamatan Berbak, Satap 8 yang menumpang di SMPN 20 Mendahara dan Satap 5 yang menumpang di SMPN 6 Kecamatan Sadu.

"Lalu, ada dua SMP yang menumpang, yaitu SMPN 10 menumpang di SMK 4 Kecamatan Nipah Panjang dan Satap 6 menumpang di SMA 4 Kecamatan Dendang," ungkapnya.

Dijelaskannya, sebenarnya di Tanjabtim sendiri terdapat 45 SMP. Akan tetapi 12 SMP lainnya tahun ini tidak melaksanakan UNBK, melainkan melaksanakan UNKP. Ujian ini sendiri akan dilaksanakan selama empat hari, yaitu 20-23 April 2020.

"Juga ada ujian susulan bagi siswa yang tidak dapat mengikuti ujian resmi dengan alasan yang tepat. Untuk ujian susulan ini akan dilaksanakan pada tanggal 27-28 April 2020," jelasnya.

Menurutnya, kendala yang sering dihadapi selama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer ini adalah pemadaman listrik dan kestabilan jaringan internet di lokasi UNBK.

Untuk menyiasati hal tersebut, Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan cara menyurati PLN agar selama UNBK, lokasi yang menjadi titik ujian tidak terjadi pemadaman listrik.

Selain itu Dinas Pendidikan juga telah menghimbau kepada seluruh sekolah yang melaksanakan UNBK untuk dapat menyediakan genset guna mengantisipasi terkait faktor alam yang dapat memutus arus listrik ke lokasi UNBK.

"Kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Telkom guna menjaga kestabilan jaringan internet selama pelaksanaan UNBK. Nantinya juga akan ditempatkan petugas Proktor dan teknis di lokasi sekolah yang melaksanakan UNBK," paparnya.

Junaedi berharap, dengan pelaksanaan UNBK tentu presentasi peserta didik di Tanjabtim bisa lebih baik dan ujian berjalan lancar, tidak ada gangguan terkait pemadaman listrik dan gangguan lainnya.

"Kami harapkan anak-anak yang mengikuti UNBK dapat belajar sungguh-sungguh untuk meraih hasil maksimal serta jaga kondisi kesehatan. Terus berdoa dan beribadah agar tidak ada kendala mengikuti UNBK nantinya. Jangan lupa meminta doa orang tua agar lebih mantap dalam menghadapi UNBK nanti," pungkasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments