Kamis, 28 Mei 2020

Pemkot Jambi Gerak Cepat Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Maulana : Kita harus gerak cepat lindungi masyarakat Kota Jambi

Minggu, 15 Maret 2020 | 11:04:43 WIB


Wawako Maulana didampingi Sekda dan Asisten II ketika mengumpulkan para kepala OPD terkait corona
Wawako Maulana didampingi Sekda dan Asisten II ketika mengumpulkan para kepala OPD terkait corona / Amril Hidayat/ Metrojambi.com

JAMBI – Gerak cepat dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid 19).

Kemarin Minggu (15/3) Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengumpulkan kepala OPD di lingkungan Pemkot Jambi).

Ini berkenaan dengan langkah yang akan diambil unutk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid 19) di Kota Jambi. Serta penanganan maupun pembentukan Gugus Tugas.

Seperti di antaranya, Maulana menginstruksikan kepada Dishub Kota Jambi agar bekerja sama dengan Polresta Jambi serta Kodim 0415/BTH untuk memantau wilayah perbatasan dan Bandara Sultan Taha. Di mana, gugus ini bertugas untuk mengecek para pendatang dari luar Kota Jambi.

Kemudian, Dinas Kesehatan Kota Jambi diintruksikan untuk memastikan SOP di tiap Puskesmas Kota Jambi berjalan dengan baik dan benar.
“Harus dimonitor dan dipastikan, semua pasien yang masuk ke Puskesmas harus disiapkan hand sanitizer.” sebut Maulana.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada tiap rumah sakit dan Puskesmas menyiapkan ruangan khusus ICU untuk penanganan tingkat pertama bagia masyarkat yang terjangkit atau suspect virus corona.

"Karena berdasarkan data WHO, yang wajib dirawat di ruang ICU sekitar 5.000 pasien. Dari 5000 yang masuk ICU mengenai corona, 3.000 nya meninggal dan 2.000 hidup," beber Maulana.

Lanjut Maulana, pembagian Gugus Tugas juga dinstruksikan kepada Satpol PP Kota Jambi, dengan memantau dan melakukan operasi di Mall, tempat hiburan, tempat karaoke, dan lainnya. Lalu, Dinas Kominfo Kota Jambi diminta untuk menyiapkan petugas call center selama 24 jam.

“Ini untuk masyarakat yang akan menanyakan tentang gejala corona, akan disiapkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Jambi,” timpalnya.

Sementara itu, saat ditanyakan apakah Pemkot Jambi akan meliburkan aktivitas kegiatan belajar mengajar di tingkat PAUD, SD, dan SMP sederjat, Maulana mengatakan, Senin (hari ini,red) Disdik Kota Jambi akan melakukan rapat terlebih dahulu.

Selain itu, seluruh rumah sakit pemerintah TNI dan Polri, pengelola tempat hiburan dan pihak-pihak yang dianggap perlu, juga dirncanakan akan mengadakan rapat pada hari ini untuk membahas lebih lanjut tentang penanggulangan wabah corona.

“Besok (hari ini,red) akan dilakukan rapat. Namun setiap sekolah sudah diminta untuk menyiapkan hand sanitizer dan pengukur suhu tubuh,” jelasnya.

Ditambahkannya, jika nantinya tidak ada ruangan yang mencukupi bagi penderita virus corona, maka hotel-hotel yang ada di Kota Jambi akan diperintahkan menjadi rumah sakit sementara waktu. "Ini merupakan step terakhir, apabila Kota Jambi sudah banyak yang terjangkit virus berbahaya tersebut," tegasnya.

Maulana turut menegaskan, bahwa Dinkes Kota Jambi tidak perlu menuggu instruksi dari Pemprov Jambi, terkait melakukan penanggulangan corona. "Kita harus bergerak cepat untuk melindungi masyarakat Kota Jambi," cetusnya.

Demi menghindari hal-hal tak diinginkan, Maulana pun mengimbau sementara waktu meniadakan kegiatan masal yang dapat mengumpulkan masyarakat hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

"Seperti kegiatan olahraga, apel pagi, musrembang, paripurna, kalau emergency boleh dilakukan tetapi dengan syarat tidak bersentuhan tangan atau yang lainnya," imbau Maulana.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments