Jumat, 3 April 2020

Bupati Tanjabbar Launching Bansos Program Sembako Non Tunai


Rabu, 18 Maret 2020 | 16:10:03 WIB


Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Dr. Ir. H. Safrial MS
Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Dr. Ir. H. Safrial MS / cr4/metrojambi.com

KUALATUNGKAL - Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Dr. Ir. H. Safrial MS, Rabu (18/3/2020), me-launching Bantuan Sosial Program Sembako dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2020, yang dilaksanakan di lapangan kantor Kecamatan Pengabuan.

Turut menghadiri kegiatan launching tersebut, ketua DPRD, kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Jambi, ketua TP PKK, kepala Perum Bulog Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, kepala OPD dan kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Tanjung Jabung Barat, serta undangan lainnya.

Dilaporkan Kepala Dinas Sosial, Sarifudin, kegiatan launching ini ditujukan untuk mensosialisasikan manfaat bantuan dan perubahan BNPT menjadi Bantuan Program Sembako dengan memperluas jenis komoditi.

Sarifudin juga sampaikan bahwa Kementerian Sosial RI telah menetapkan 16.772 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Tanjung Jabung Barat. Sedangkan untuk peserta launching Program Bantuan Sembako merupakan 300 KPM yang berasal dari desa/kelurahan di wilayah Kecamatan Pengabuan.

Sementara itu, Safrial dalam sambutannya menyampaikan, bantuan sembako dalam bentuk BNPT merupakan kelanjutan dari program rakyat yang merupakan upaya pemerintah dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat kurang mampu.

Dijelaskan Safrial, bantuan sosial Kementerian Sosial RI telah mengalami beberapa perubahan, mulai dari program Raskin sampai menjadi bantuan sosial program sembako. Safrial berharap program batuan sembako melalui non tunai ini dapat mendorong peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat.

"Sekaligus menjadi motivasi bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) agar senantiasa memiliki orientasi untuk berdikari sejahtera dan tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah," ujar Safrial.

"Seperti contoh, keberhasilan berkurangnya angka kemiskinan di Tanjab Barat dengan adanya penerima penghargaan graduasi berdikari sejahtera, yang dengan kesadaran dan kemampuan usahanya dapat keluar dari kemiskinan, ini patut dicontoh oleh yang lain," tambahnya.

Safrial juga menyampaikan, penambahan jumlah bantuan untuk bulan maret, merupakan bentuk respon pemerintah pusat terhadap antisipasi penyebaran wabah Covid-19 dengan memperkuat daya tahan tubuh melalui asupan gizi atau vitamin bagi masyarakat KPM.

Mengakhiri sambutannya, Safrial erharap kepada OPD terkait, Camat, Kepala Desa, Lurah, dan Pendamping Bantuan untuk mengawasi dan mengawal Bantuan dengan baik sehingga pelaksanaan program bantuan dapat berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.


Penulis: cr4
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments