Jumat, 3 April 2020

Walikota Fasha Putuskan Tunda Musrenbang RKPD

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Jumat, 20 Maret 2020 | 17:00:23 WIB


Walikota Sy Fasha
Walikota Sy Fasha / istimewa

JAMBI- Wali Kota Jambi Syarif Fasha menegaskan menunda pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Jambi 2021 yang rencananya akan berlangsung akhir Maret ini.

Demikian dikatakan Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi Abu Bakar, diruang kerjanya.
Menurut Abu Bakar, penundaan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif pencegahan penyebaran Corona Virus Desease (COVID-19) di Kota Jambi.

"Pak Wali menegaskan menunda pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Jambi Tahun 2021, hal itu dilakukan beliau sebagai langkah nyata upaya Pemerintah Kota Jambi memutus rantai penyebaran virus Corona dalam wilayah Kota Jambi," ujar Abu Bakar.

Menurut Abu Bakar, kegiatan yang telah dijadwalkan akan berlangsung 26 Maret di Abadi Convention Center itu akan dihadiri lebih kurang 2000 massa, yang terdiri dari unsur pemerintah (eksekutif dan legislatif), masyarakat, akdemisi, pengamat, serta ribuan Ketua RT dan LPM se-Kota Jambi.

"Musrenbang tersebut akan dihadiri kurang lebih 2000 orang, ini termasuk kategori acara dengan jumlah massa yang banyak. Menurut protokol kesehatan WHO dan instruksi Presiden serta juga instruksi Wali Kota Jambi, kegiatan ini termasuk kategori acara yang beresiko dan harus dihindari atau ditunda penyelenggaraannya dalam status darurat Corona ini," terang Abu Bakar.

Kabag Humas Kota Jambi itu juga menjelaskan, penundaan akan berlangsung selama satu minggu dari jadwal sebelumya.

"Kita tunda satu minggu, insyaAllah mudah-mudahan situasi dan kondisi kedepan akan berjalan baik, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kita jadwalkan kembali," terangnya.

Terkait dengan penundaan itu, Ia menambahkan Pemkot Jambi harus melakukan itu demi menyelamatkan warganya. Ia juga berharap langkah Pemkot menjadwal ulang kegiatan pemerintahan itu dapat diikuti oleh komunitas dan mayarakat Kota Jambi secara luas.

"Kami memulai duluan, dengan menunda atau mereschedule ulang kegiatan-kegiatan pemerintah yang menghadirkan banyak orang, semoga hal ini dapat menjadi contoh, sehingga juga diikuti oleh masyarakat kita yang dengan kesadaran sendiri diharapkan dapat menjadwal ulang kegiatan-kegiatannya diluar maupun di dalam ruangan dengan jumlah massa yang banyak, ini demi keselamatan kita bersama," harapnya.

Abu Bakar kembali menegaskan, agar masyarakat di Kota Jambi dapat melaksanakan sepenuh hati isntruksi Wali Kota Jambi terkait pembatasan aktifitas diluar dan dalam keramaian.

"Kami mengingatkan warga Kota Jambi agar melakukan upaya social distancing (pembatasan aktifitas diluar ruang-red) untuk membatasi diri berkegiatan diluar ruang dan menghindari keramaian, guna mempersempit potensi penularan," pungkasnya. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments