Minggu, 29 Maret 2020

Siswa Dirumahkan Bukan Berarti Diliburkan


Senin, 23 Maret 2020 | 22:25:03 WIB


/ dok.metrojambi.com

 JAMBI - Beberapa waktu lalu  Dinas Pendidikan Kota Jambi merumahkan siswa-siswi PAUD TK SD maupun SMP untuk melakukan pembelajaran di rumah guna mengantisipasi penyebaran virus corona terhitung 16-23 Maret.

Mengingat sekarang perkembangan virus yang terjadi masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, untuk itu Walikota Jambi Syarif Fasha menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi agar menambah jumlah hari merumahkan siswa.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kota Jambi Supardi, bahwa siswa ditambah hari untuk melakukan pembelajaran di rumah.

"Iya betul, sampai tanggal 29 Maret," ujarnya.

Dikatakannya, belajar di rumah untuk PAUD TK SD dan SMP sederajat baik Negeri maupun Swasta di Kota Jambi diperpanjang untuk dirumahkan kembali selama 7 hari ke depan.

"Dirumahkan itu artinya bukan diliburkan karena pihak sekolah diwajibkan memberi materi pelajaran jarak jauh, agar anak didik tetap terus dapat belajar mandiri dengan sistem online dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sekarang ini," ungkap Supardi.

Selama dirumahkan orang tua diwajibkan untuk membimbing anaknya untuk memberikan pengajaran tentang virus Corona kepada anaknya. Serta dalam waktu di rumah kan untuk tidak bepergian yang sifatnya tidak penting.

Selain itu Supardi mengatakan, kegiatan dirumahkan ini selama 7 hari dan nanti akan diinstruksikan kembali. 


Penulis: Nita
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments