Kamis, 4 Juni 2020

Ibu Dinikahi, Bayinya Dicabuli, ES Terancam 15 Tahun Penjara


Rabu, 17 Juli 2019 | 22:44:07 WIB


Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Yuyan Priatmaja saat merilis penangkapan pelaku pencabulan
Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Yuyan Priatmaja saat merilis penangkapan pelaku pencabulan / metrojambi.com

JAMBI – Perlakuan bejat ES (40) tak bisa ditolerir lagi. Ia nekat mencabuli anak tirinya yang baru berusia dua tahun. Padahal, ibu bayi ini sudah ia nikahi secara siri. Mirisnya lagi, pelaku mengaku tergoda melihat bayi itu saat mengenakan pampers.

Ayah tak tahu diri ini kini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polresta Jambi. Informasinya, aksi pencabulan ini terjadi sudah lama. Bahkan ibu korban pernah memergoki aksi bejat sang suaminya, namun dia tak berdaya karena selalu mendapatkan ancaman dari sang suami.

Namun perbuatan bejat ini baru terungkap Juni lalu. Dimana saat itu korban tengah dimandikan oleh sang nenek, kemudian mengeluh perih pada kemaluannya saat buang air kecil.

Sang nenek korban yang curiga lalu membawa cucunya ke Puskesmas untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan menyebutkan ada luka di bagian alat kelamin korban, dan korban cerita bahwa dirinya kerap diperlakukan tak senonoh oleh sang ayah tiri.

Tidak terima dengan kejadian itu, ibu korban lantas membuat laporan polisi. Berkat laporan itu, pelaku pun ditangkap Selasa, 15 Juli 2019 sekira pukul 18.00 WIB saat tengah berada di pangkalan ojek Simpang Pucuk.

"Tersangka telah kita amankan. Menurut pengakuan dari tersangka, dia sudah lima kali melakukan pencabulan terhadap anaknya," ujar Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Yuyan Priatmaja, Rabu (17/7/2019).

Menurut keterangan pelaku, aksi bejat itu dilakukannya usai meneguk minuman keras jenis tuak. "Pada saat melakukannya tersangka dalam keadaan mabuk minuman beralkohol dan setengah sadar lah," sebut Yuyan.

Sementara itu, kata Yuyan, tersangka mengaku tergiur terhadap bayinya tersebut yang sedang menggunakan pampers. Dia mengaku perbuatannya, namun dia mengaku khilaf. "Saya gemas melihat dia yang tidur hanya menggunakan pampers," tuturnya.

Lebih lanjut Yuyan mengatakan, tersangka akan di jerat Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.


Penulis: Novry
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments