Kamis, 4 Juni 2020

Kesal Tak Diberi Pinjaman, Budi Bawa Kabur Uang Ratusan Juta Milik Trona


Rabu, 17 Juli 2019 | 22:55:01 WIB


/ metrojambi.com

JAMBI - Budi Maryadi, pria berusia 40 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai sopir salah satu manager Trona, harus meringkuk di balik jeruji besi Mapolresta Jambi akibat melarikan uang  hasil penjualan.

Berdasarkan laporan kepolisian, LP/B - 498 /VII/2019/SPK II,Polresta Jambi tgl 04 Juli 2019, Budi dilaporkan telah melarikan uang dari hasil penjualan di pusat perbelanjaan mewah tersebut sebesar Rp 285 juta.

Namun setelah diselidiki oleh pihak kepolisian ternyata kerugian yang ditanggung manajemen Trona, tidak sampai sebesar yang di laporkan.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Yuyan Priatmaja mengatakan, dari hasil pemeriksaan terungkap jika tersangka merasa sakit hati dengan pihak manajemen yang tidak menerima agunan pinjaman yang pernah diajukan oleh tersangka pada beberapa waktu lalu.

Merasa sakit hati dengan penolakan tersebut akhir tersangka membobol lemari kayu yang berisi uang tunai dan menjarah seluruh uang yang ada di dalam lemari tersebut.

“Dia sakit hati karena mau pinjam uang tidak dikasih, karena kebutuhan ekonomi, dia mengambil uang hasil dari penjualan yang ada di lemari, dengan mencongkel lemari tersebut,” Kata Kompol Yuyan, Rabu (17/7/2019).

Namun belum habis uang hasil jarahannya, Budi Maryadi berhasil diciduk polisi di kediamannya di kawasan Kecamatan Paal Merah.  Saat ditangkap di rumah tersangka, ditemukan uang sisa dari hasil membobol lemari kayu yang berisi hasil penjualan yang belum disetorkan ke pihak manajemen.

“Saat ditangkap di rumah tersangka sedang ada pesta, sepertinya pesta itu salah satu cara untuk menghabiskan uang tersebut, saat itu Tim Buser juga menemukan uang tunai sebesar 40 juta yang diduga sisa uang curian nya tersebut,” katanya.

Dari pengakuan tersangka dirinya terpaksa melakukan perbuatan tersebut karena ingin membayar hutang tagihan kredit sepeda motor miliknya yang telah nunggak. Dia juga mengaku jika uang yang dia peroleh digunakan untuk berpoya-poya.

“Bayar motor, habis tu sisonya dipake ke pucuk untuk berjudi dan minum-minum lah bang,” kata tersangka.

Selain mengamankan tersangka dan uang tunai sebesar Rp.41.896.300, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa Satu buah obeng kembang, satu unit handphone Nokia warna hitam, satu buah sepatu merk Nike, satu setel pakaian. Yang dibeli dari uang tersebut.

Atas perbutaannya kini tersangka diamankan di sel tahanan Mapolresta. Tersangka juga dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan kurungan penjara maksimal 7 tahun penjara.


Penulis: Novry
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments