Kamis, 2 April 2020

Dampak Covid-19, Pengusaha Angkutan Umum di Merangin Merugi Hingga Ratusan Juta


Kamis, 26 Maret 2020 | 11:43:34 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

BANGKO - Begitu banyak dampak yang ditimbulkan dari mewabahnya virus corona (Covid-19). Salah satunya dirasakan oleh pengusaha angkutan umum, yang harus merugi karena berkurangnya jumlah penumpang.

Di Kabupaten Merangin, pengusaha angkutan umum Famili Raya Bangko, mengalami kerugian hingga ratusan juta per pekan. Saat ini, sejumlah armada sudah diparkirkan karena sepi penumpang.

Biasanya Famili Raya memiliki empat kali jadwal keberangkatan dalam satu hari, namun saat ini kondisi jauh berubah drastis. Tidak hanya untuk trayek dalam Provinsi Jambi, trayek ke luar daerah juga sepi penumpang.

"Penurunan penumpang mencapai 50 persen. Biasanya mobil berangkat dalam sehari empat kali atau trip," kata Reno Saputra, Direktur Family Raya Bangko.

"Sekarang sakali saja berangkat untuk memenuhi bangku mobil sudah susah karena tidak ada penumpang," ujarnya lagi.

Ditambahkan Reno, saat ini pihaknya harus menghemat pengeluaran perusahaan dan mulai mengurangi karyawan dan merubah sistim bekerja untuk karyawan.

"Kalau armada kita untuk ke Pulau Jawa ada 48 unit. Sementara untuk rute dalam provinsi juga mengalami kendala atau penurunan penumpang persentasenya sama," katanya lagi.

Dikatakannya lagi, jika keadaan semakin memburuk maka Famili Raya kemungkinan akan menutup sejumlah rute pelayanan angkutan.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments