Minggu, 29 Maret 2020

Data PDP Covid-19 Tanjabbar Simpang Siur


Kamis, 26 Maret 2020 | 21:16:47 WIB


ilustrasi
ilustrasi /

KUALATUNGKAL - Data Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 (virus corona) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) terkesan simpang siur atau tidak jelas antara data yang masuk ke Gugus Provinsi Jambi dengan tim Gugus Kabupaten.

Hal ini berbeda dari data yang di sampaikan masing masing juru bicara gugus Covid-19 baik provinsi maupun Tanjabbar sendiri.

Jubir Gugus Covid-19 Tanjabbar Taharrudin mengatakan jumlah pasien PDP Covid-19 berjumlah satu orang dengan jenis kelamin laki laki berusia 11 bulan. "Cuma satu baru belum ada perubahan," katanya.

Dia juga mengaku kondisi balita 11 bulan itu saat ini sudah mulai membaik. Dia berharap tidak ada lagi yang mengalami PDP. "Kita berharap berkurang terus," ungkapnya.

Sedangkan untuk ODP, Kabupaten Tanjung Jabung Barat tergolong daerah yang paling sedikit di bandingkan daerah lainnya. Jumlah di Tanjabbar sendiri untuk ODP hanya 3 orang. Yang terdiri dari dua laki laki masing masing berusia 17 tahun dan 58 tahun. Dan satu orang perempuan berusia 26 tahun.

"Sejauh ini tidak ada penambahan, kita harapkan tidak bertambah lagi," pungkasnya.

Sementara itu, Jubir Gugus Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah melalui rekaman video dan data website corona.jambiprov.go.id tersebut juga memuat jika PDP di Tanjabbar menjadi dua orang.

"Untuk Tanjung Jabung Barat terdapat dua PDP," ungkapnya begitupula yang ada dalam web tersebut menyebutkan sama.

Untuk diketahui di Tanjabbar sendiri begitu banyak keluar masuk penumpang kapal dari Batam, Malaysia, Dabo Singkep dan sejumlah daerah lainnya. Itu membuat Tanjabbar rawan akan Cobid-19. Namun hingga saat ini hanya ada 3 ODP dan satu PDP.


Penulis: cr4
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments