Selasa, 2 Juni 2020

Desak Pemkab Tutup Pelabuhan, DPRD Tanjabbar: Jika Pusat Tak Respon Kami Siap Bantu


Jumat, 27 Maret 2020 | 11:59:47 WIB


Petugas medis saat melakukan pemeriksaan kesehatan para penumpang kapal yang berlabuh di Pelabuhan Roro, Kualatungkal
Petugas medis saat melakukan pemeriksaan kesehatan para penumpang kapal yang berlabuh di Pelabuhan Roro, Kualatungkal / cr4/metrojambi.com

KUALATUNGKAL - Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) menjadi salah satu daerah jalur keluar masuknya masyarakat baik dari Jambi maupun dari luar daerah lainnya bahkan liar negri seperti Malaysia dan Singapura melalui jalur perairan.

Hal itu, membuat khawatir sejumlah pihak terkait dengan Covid-19 (virus corona) yang saat ini tengah melanda dunia tersebut di khawatirkan masuk ke Tanjabar. Oleh sebab itu DPRD Tanjabbar mendesak pemerintah daerah untuk menutup pelabuhan melalui pemerintah pusat jika pusat tidak respon DPRD akan siap membantu.

"Makanya kita minta sama bupati tutup secepat mungkin Pelabuhan ini, apabila pusat tidak mau, kita di DPRD dan masyarakat siap mendukung pak bupati, supaya kegiatan dipelabuhan bisa di stop sementara karena ini menyangkut wabah nasional," kata Wakil ketua DPRD Tanjabbar Muh Sjafril Simamora, Jum'at (27/3/2020)

Politikus PAN ini menegaskan tidak ada jaminan jika para penumpang yang turun di Pelabuhan Roro, Marina dan LASDP tersebut bebas dari covid-19.

"Pelabuhan Roro ini kan, setiap dua hari sekali kapal masuk membawa Ratusan Penumpang,"ujarnya.

Ia menyebutkan tes suhu yang di lakukan di pelabuhan tidak menjadi jaminan."Kita tidak tahu kalau ada penumpang yang terpapar Virus Corona, kan di sini cuman tes suhu panas saja kepada penumpangn yang datang,"tandasnya

Sementara itu, Anggota DPRD Tanjabbar lainny Hasmely Hasan. Hasmely secara tegas meminta pemerintah Kabupaten, untuk menutup kegiatan yang ada di pelabuhan ini.

"Semestinya untuk sekarang ini Pelabuhan roro harus di berhentikan semua kegiatannya. Kita tidak tahu virus ini datangnya dari mana, yang jelas kita ketahui virus ini menyebar dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Batam. Yang dibawa oleh penumpang," katanya.

Dikatakan Hasmely, apabila tidak segera ditutup operasional di pelabuhan Roro, Ia selaku dewan merasa khawatir penyebaran virus mematikan ini masuk ke Tanjabbar.

"Kalau sudah terindikasi virusnya, ke mana kita harus pergi," ungkapnya

Politisi PDIP Perjuangan ini mengatakan, dewan Tanjabbar siap mendukung pemerintah. Apabila ingin menutup pelabuhan roro ini.

"Sebelum Virus Corona ini menyebar ke Tanjabbar, segera lah bertindak, kalau sudah menyebar untuk apalagi kita berbuat," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Tanjabbar, Safrial mengatakan Pemkab sudah mengirimkan surat penutupan pelabuhan roro ke Kementrian Perhubungan. Dia berharap ada respon cepat terkait penutupan itu.

"Kita sudah surati dirjen (kementrian perhubungan, ed), untuk menutup Roro," tandasnya.


Penulis: cr4
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments