Senin, 1 Juni 2020

Bupati Minta Permudah Masyarakat yang Ajukan Pinjaman KUR


Kamis, 20 Februari 2020 | 12:02:52 WIB


Bupati Masnah bersama penerima pinjaman KUR
Bupati Masnah bersama penerima pinjaman KUR / istimewa

SENGETI- Bupati Muarojambi, Masnah Busro meminta kepada Kepala Diskoperindag Kabupaten Muarojambi untuk turut memberikan kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengajukan peminjaman KUR.

Sehingga diharapkan kemudahan ini bisa memberikan minat masyarakat untuk menggunakan KUR.

"Kemudahan dan pelayanan ini yang kita minta juga untuk pak Kadis bantu, sehingga masyarakat tidak repot dalam melakukan pengurusan untuk KUR," kata Masnah dalam sosialisai KUR dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi pada Pemda dan UMKM Kabupaten Muarojambi.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Bupati Muarojambi, Masnah Busro, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Muarojambi, Nur Subiantoro, Kepala Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Supendi, Kepala Pimpinan Bank Mandiri Jambi, Sularso, dan sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Muarojambi.

Supendi menyebutkan bahwa penyaluran KUR diprioritaskan pada sektor Produksi yaitu meliputi sektor yang menambah jumlah barang dan/atau jasa pada sektor pertanian, perburuan dan kehutanan, sektor kelautan dan perikanan. Sektor lainnya kata Supendi yaitu sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, sektor pertambangan garam rakyat.

"Termasuk sektor pariwisata, sektor jasa produksi dan/atau sektor produksi lainnya.Pada tahun 2020, target sektor produksi minimal sebesar 60% dari total penyaluran KUR," sebutnya

Pada tahun 2019, kata Supendi Kabupaten Muarojambi berada pada urutan kedua dalam realisasi penyaluran KUR yakni sebesar Rp355.742 juta. Sementara untuk debitur, Kabupaten Muarojambi berada pada urutan ke empat sebanyak 6.812 debitut.

Disisi lain diungkapkan oleh Kepala Diskoperindag Kabupaten Muarojambi, Nur Subiantoro, bahwa di Kabupaten Muarojambi terdapat 2.222 pelaku UMKM yang saat ini mulai berkembang. Adapun dari jumlah tersebut yang sudah mengajukan ada sekitar 500 pelaku UMKM.

"Jadi untuk KUR ini bunganya di subsidi oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan RI, yang dalam hal ini diwakili oleh Dirjen Perbendaharaan. Jadi melalui sosialisasi ini, agar informasi KUR ini tersampaikan ke masyarakat," sebutnya

Nur mengharapkan, dengan adanya sosialisasi KUR ini banyak masyarakat yang mengambil start untuk mengembangkan usaha yang ada. Terlebih lagi bunga KUR telah disubsidi oleh pemerintah, sehingga kemudahan dalam pembayaran ini dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Kita harapkan sosialisasi ini bisa memahami inilah, sehingga mereka yang punya unit usaha mereka mampu mengembangkan usaha dengan fasilitas permodalan dari Pemerintah ini," ungkapnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments