Kamis, 4 Juni 2020

MTA Merangin Tolak Radikalisme


Rabu, 26 Februari 2020 | 21:38:56 WIB


/ istimewa

BANGKO - Majelis Tafsir AlQuran (MTA) di Desa Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, menyatakan menolak paham radikalisme. Hal ini dilakukan agar terhindar dari paham intoleransi dan paham radikalisme untuk menghindari paham salah arah.

"Dari dulu kita mendukung penolakan paham radikalisme. Bukan itu saja, kita juga mengajak masyarakat agar tidak terjebak dengan hal itu," ujar Sutarto Ketua MTA Kabupaten Merangin.

Selain menolak, MTA Merangin juga mendukung pemerintah dalam mengentaskan paham radikal. Menurutnya akan sangat besar dampaknya jika paham tersebut muncul apalagi sampai menyebar luar di tengah masyarakat.

"Banyak yang bisa dilakukan untuk mengentaskan paham itu, seperti sosialisasi bahaya dan akibatnya jika sudah terjebak, apalagi dikalangan anak-anak muda mereka harus diberi pemahamam yang baik agar tidak terjebak," ujarnya lagi.

Yanto, salah seorang warga di Pamenang Barat mengatakan, bahwa MTA sejauh ini sudah memberikan pemahaman dan bahaya terhadap paham radikalisme. Menurutnya, MTA sejauh ini sangat dekat dengan masyarakat.

"Beberapa waktu lalu, kita juga ikut sosialisasi di tengah masyarakat dengan bahayanya radikal dan masyarakat menyambut baik kegiatan itu," pungkasnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments