Rabu, 1 Desember 2021

Laporan ke Gubernur Jambi, Bupati Merangin: Pencegahan Covid-19 Telah Maksimal

Jumat, 03 April 2020 | 14:50:10 WIB


Bupati Merangin Al Haris saat melakukan teleconference dengan Gubernur Jambi, Fachrori Umar dari ruang kerjanya
Bupati Merangin Al Haris saat melakukan teleconference dengan Gubernur Jambi, Fachrori Umar dari ruang kerjanya / istimewa / Humas Merangin

BANGKO - Pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Merangin telah dilakukan secara maksimal di setiap kecamatan dan kawasan perbatasan wilayah. Tidak hanya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang bekerja, tapi juga peran masyarakat luas.

Hal ini dilaporkan Bupati Merangin Al Haris dari ruang kerjanya, kepada Gubernur Jambi Fachrori Umar lewat teleconference yang diikuti bupati/walikota se-Provinsi Jambi, Jumat (3/4/2020).

‘’Sosialisasi Covid-19 ke masyarakat juga terus kita lakukan Pak Gubernur. Meskipun masyarakat bekerja seperti biasa, tapi kita sarankan menggunakan alat pelindung, sering cuci tangan dengan sabun dan jaga jarak,’’ ujar Haris melaporkan.

Guna pencegahan masuknya Covid-19 ke Merangin, Haris mengatakan telah didirikan tiga posko steril kendaraan pencegahan Covid-19 di perbatasan Merangin-Bungo, Merangin-Sarolangun, dan Merangin-Kerinci.

Dikatakannya lagi, setiap orang yang masuk ke Kabupaten Merangin jangan ada yang membawa virus Corona (Covid-19). Setiap orang yang masuk ke Merangin baik dari daerah yang terpapar Corona atau tidak, harus disterilkan terlebih duhulu.

Dalam pencegahan Covid-19, lanjut Haris, Pemkab Merangin bersinergi dengan Forkopimda Merangin, tergabung dalam Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Kabupaten Merangin.

Sejauh ini juga dilaporkan bupati, dari sebanyak 27 jumlah Puskesmas di Merangin, baru 12 Puskesmas yang menerima Alat Perlindungan Diri (APD) dan masih banyak yang harus dilengkapi.

‘’Kita bersama berharap tidak ada lagi warga yang positif Corona di Provinsi Jambi. Untuk di Kabupaten Merangin sampai sekarang ini, sudah sebanyak 24 Orang Dalam Pengawasan (ODP),’’ bebernya.

Pemkab Merangin, kata Haris, juga telah mencadangkan persediaan beras di Bulog, untuk warga yang terkena dampak wabah Corona. ‘’Jadi kita siapkan beras full untuk dua minggu selama isolasi,’’ ujarnya.

Terkait pendanaan cepat tanggap penanggulangan dan pencegahan Corona di Kabupaten Merangin dilaporkan bupati, baru sebesar Rp 1 miliar. Mengingat dana itu masih kecil, tidak banyak belanja barang, tapi memperbanyak monitoring.

‘’Sekarang ini kita sedang dalam proses penggeseran dana kegiatan-kegiatan yang tidak penting. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menangani Covid-19 di Merangin,’’ tandasnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Humas Merangin


comments