Sabtu, 30 Mei 2020

Pembayaran THR dan Gaji 13 Masih Dikaji, Pemprov Jambi Tunggu Petunjuk Pusat


Rabu, 08 April 2020 | 15:04:22 WIB


Pahari
Pahari / dok/metrojambi.com

JAMBI - Kabar terbaru gaji 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang disebut akan ditiadakan, untuk saat ini masih dipertimbangkan oleh Presiden RI Joko Widodo. (RI). Hal ini lantaran belanja pemerintah yang sedang mengalami tekanan akibat virus corona atau Covid-19.

"Kami bersama Presiden Joko Widodo meminta kajian untuk pembayaran THR dan gaji ke13 apakah perlu dipertimbangkan lagi mengingat beban negara yang meningkat," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam video conference di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Pahari saat dikonfirmasi, apakah sudah mulai menyusun rencana terkait hal tersebut, dirinya mengatakan belum ada regulasinya.

"Karena belum ada regulasinya, belum berani saya memastikan. Hal ini dapat meresahkan ASN (PNS)," ujarnya.

Kendati demikian, Pahari mengaku menyetujui jika THR dikurangi ataupun dipotong. Namun, katanya Menteri Keuangan sendiri masih mengkajinya.

"Saya setuju kalau THR dikurangi atau dipotong. Tapi Infonya dari Presiden minta Menteri keuangan untuk mengkaji lagi. Bisa saja sebaliknya THR akan di tambah lebih besar, kan baru mengkaji bisa saja yang terjadi dengan mempertimbangkan THR ASN dapat membantu keluarganya yang tidak mampu," jelasnya.

Yang jelas, Pahari menyebut pihaknya menunggu instruksi pusat. "Untuk THR biasanya ada petunjuk dari Pusat. Kalau tahun kemarin, THR diberikan besarannya sama dengan total yang di terima (gaji,red) bulan sebelumnya tanpa ada potongan," terangnya.

Ditanyakan jumlah PNS di lingkup pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini, Pahari mengatakan ada ribuan pegawai. "Berdasarkan data per Januari 2020, pegawai ada 11.437 orang," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments