Rabu, 3 Maret 2021

Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Kanwil Jambi Gelontorkan 200 Ribu Kg Gula


Kamis, 09 April 2020 | 12:43:54 WIB


Bulog Kanwil Jambi mulai menggelontorkan sebanyak 200 ribu kg gula ke pasaran
Bulog Kanwil Jambi mulai menggelontorkan sebanyak 200 ribu kg gula ke pasaran / Rina/metrojambi.com

JAMBI - Bulog Kanwil Jambi mulai menggelontorkan sebanyak 200 ribu kg gula ke pasaran dengan harga Rp 12.500/kg. Ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi melonjaknya beberapa komoditi bahan pokok (Bapok) belakangan ini yang cenderung tinggi, khususnya di gula pasir.

Kepala Bulog Kanwil Jambi Bakhtiar AS mengatakan, kegiatan operasi pasar ini juga menggandeng Dinas Ketahanan pangan Provinsi Jambi.

"Melalui Toko Tani Center dan Rumah Pangan Kita (RPK) serta Toko TPiD yang ada dipasar Angso Duo dan pasar Talang Banjar. Dan Insya Allah pengirimaan gula hari ini terus masuk gudang untuk menambah cadangan stok kita," ujarnya, Kamis (9/4/2020) pagi.

Selain gula, Bakhtiar menyebut pihaknya juga menjual komoditi lain, seperti beras medium kemasan 50 kg dengan harga Rp 8.600/kg. Kemudian kemasan 5 kg seharga Rp 47.250 dan kemasan 10 kg Rp 94.500.

"Selain beras medium, kita juga sediakan beras premium. Ada Tepung Terigu harganya Rp 8.500/kg, Minyak goreng Rp 12.500/liter, Daging Rp 80.000./kg," sampainya.

Melalui kegiatan tersebut, Bakhtiar berharap dapat membantu masyarakat dalam situasi menghadapi wabah pandemi Covid-19 ini. "Apalagi sebentar lagi kita memasuki bulan suci ramadhan. Dari sisi ketersedian Alhamdulillah stock kita cukup," tuturnya.

Bakhtiar menyampaikan jika kegiatan operasi pasar akan terus digelar hingga harga kembali stabil.

"Nanti sampai harga stabil, dan pembeli pun maksimal dapat membeli 2 kg. disini kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan supportnya termasuk Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi yang selama ini bahu membahu mengawai dan memonitor pelaksanaan ketersediaan bahan pangan di Jambi," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments