Sabtu, 6 Juni 2020

Penanganan COVID-19 Jadi Bahan Kampanye Calon Kepala Daerah di Jambi


Rabu, 29 April 2020 | 14:33:04 WIB


Mochammad Farisi
Mochammad Farisi / istimewa

JAMBI - Penanganan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Provinsi Jambi menjadi bahan kampanye bagi calon kepala daerah (Cakada) di daerah itu.

“Penanganan COVID-19 ini bisa menjadi bahan kampanye, bahkan saat ini sepertinya hal tersebut sudah berjalan,” kata Ketua Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (Kopipede) Provinsi Jambi Mochammad Farisi di Jambi, Selasa.

Menurut dia, akan lebih baik jika calon kepala daerah yang mayoritas merupakan bupati dan wali kota fokus terhadap penanganan COVID-19 tersebut mengingat saat ini pandemi COVID-19 semakin mengkhawatirkan.

Masyarakat, katanya, akan lebih mampu melihat mana calon kepala daerah yang memiliki integritas yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dalam mengambil keputusan-keputusan di masa-masa sulit seperti saat ini.

“Yang lebih cekatan dalam mengambil tindakan dalam penanganan COVID-19 ini akan memiliki nilai tambah di tengah-tengah masyarakat,” kata Mochammad Farisi.

Selain itu, pandemi COVID-19 ini turut menjadi ujian bagi para calon kepala daerah karena sewaktu ingin mencalonkan diri, tidak terpikirkan bagi mereka akan adanya pandemi COVID-19. Sehingga di tengah pandemi COVID-19 para calon dituntut lebih cekatan dalam mengambil Tindakan untuk dapat mengambil simpatik masyarakat.

Sementara itu, menurut Farisi jadwal pemilihan kepala daerah nantinya turut mempengaruhi jalannya pemilihan kepala daerah. Jika pilkada serentak dilaksanakan pada awal Desember, maka ingatan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil para calon kepala daerah di masa pandemi masih terekam jelas.

Namun jika pilkada serentak dilaksanakan di pertengahan tahun atau akhir tahun 2021, maka calon kepala daerah harus lebih berjuang untuk mengingatkan kembali terhadap kebijakan-kebijakan yang telah diambil.

Meski penanganan COVID-19 dijadikan sebagai bahan kampanye, hal tersebut memiliki dampak positif bagi masyarakat. Karena kebijakan tersebut tentunya memihak masyarakat.

“Namun para calon dituntut untuk lebih jeli dalam menjalankan kebijakan tersebut, jangan sampai kebijakan-kebijakan tersebut dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Mochammad Farisi.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments