Minggu, 24 Januari 2021

Pemkot Sungai Penuh Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19, Pembatasan Jam Malam akan Diberlakukan


Rabu, 13 Mei 2020 | 19:35:24 WIB


Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri saat menggelar pertemuan dengan unsur Forkopimda membahas pandemi Covid-19
Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri saat menggelar pertemuan dengan unsur Forkopimda membahas pandemi Covid-19 / metrojambi.com

 SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh terus berupaya maksimal memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19). Segala usaha ditempuh demi menyelamatkan warga dari wabah penyakit asal Wuhan itu.

Rabu (13/5/2020) siang, Walikota Sungai Penuh H. Asafri Jaya Bakri (AJB) memimpin pertemuan dengan unsur Forkompimda, ketua DPRD, Plh Sekda Alpian, SE, MM, dan sejumlah kepala SKPD, membahas dan menetapkan perubahan status Kota Sungai Penuh dari siaga darurat menjadi tanggap darurat.

Peningkatan status tersebut setelah mencermati perkembangan lapangan dimana terjadi pertambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Sungai Penuh. Diharapkan dengan peningkatan status tersebut dapat membantu mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Sungai Penuh.

Penetapan status tanggap darurat Covid-19 tersebut juga akan disertai dengan aturan-aturan turunan yang akan diberlakukan di lapangan.

Adapun 11 kesimpulan yang disepakati dalam pertemuan tersebut, yakni:

1. Kewajiban menggunakan masker
2. Pembatasan jam pasar
3. Pembatasan jam malam
4. Pemberlakuan physical distancing
5. Pelaku usaha di pasar wajib menyiapkan tempat cuci tangan
6. Pedagang dan pembeli melakukan cuci tangan sebelum beraktivitas
7.  Melakukan rapid test pedagang di pasar
8. Pengukuran suhu tubuh pedagang /pembeli di pasar
9. Pembatasan berkunjung saat lebaran
10. Pedagang tidak boleh keluar Kota Sungai Penuh
11. pembatasan pintu masuk pasar.

Status tanggap darurat akan berlangsung selama 17 hari mulai tanggal 13 Mei hingga 29 Mei 2020, dan dapat diperpanjang menyesuaikan dengan perkembangan situasi lapangan.

Di penghujung pertemuan dilakukan penandatanganan berita acara rapat koordinasi dalam rangka penetapan status tanggap darurat bencana non alam Covid-19 oleh Walikota AJB, unsur Forkompimda, dan ketua DPRD.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments