Minggu, 31 Mei 2020

Ditreskrimsus Polda Jambi Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal


Senin, 18 Mei 2020 | 22:09:34 WIB


/ metrojambi.com

JAMBI - Dua unit truk bermuatan kayu log (bulat) yang diduga merupakan hasil pembalakan liar atau illegal logging dari kawasan hutan di Provinsi Jambi, diamankan anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi mengatakan, dua unit truk tersebut diamankan Minggu (17/5/2020), saat dalam perjalanan menuju Sumatera Utara. Dua unit truk tersebut kemudian dibawa ke Mapolda Jambi untuk diamankan.

Dikatakannya lagi, penangkapan juga dibantuan anggota Polsek Mersam untuk melakukan patroli dan melakukan penyetopan terhadap mobil yang mengangkut kayu dengan nomor polisi BK 8561 FM dan BK 9903 FMn yang akan melintas di wilayah Kecamatan Mersam menuju Kabupaten Tebo.

Anggota di lapangan kemudian menemukan dua unit mobil truk warna orange nomor polisi BK 8561 FM dan mobil truk warna merah BK 9903 FM yang bermuatan kayu ilegal yang kemudian berhasil diamankan ditepatnya di jalan lintas Mersam menuju Muara Tebo.

Tim Ditreskrimsus Polda Jambi kemudian menyusul dan bergerak cepat menuju Mersam dan berkoordinasi dengan anggota piket di Polsek Mersam untuk memberhentikan mobil dimaksud yang kemudian untuk diperiksa.

Setelah dilakukan pemeriksaan tahap awal di Polsek Mersam, selanjutnya tim Ditremkrimsus Polda Jambi membawa sopir dan mobil yang mengangkut kayu menuju Polda Jambi untuk proses lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan dua orang pengemudi mobil truk berinsial JP dan S pada saat ditanya bahwa kayu yang diangkut tersebut jenis rimba campuran berbentuk Log (bulat) dengan jumlah kubikasi lebih kurang 46 meter kubik, sedangkan asal kayu dari hutan di Provinsi Jambi atas nama S, yang ada dalam dokumen yang kayu terlampir.

Atas perbuatan itu kedua sopir tersebut akan dikenakan pasal 88 ayat 1 a Undang Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

"Saat ini untuk barang bukti kita amankan," kata Edi.


Penulis: Novri/Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments