Senin, 8 Maret 2021

Bupati Bungo Ancam Pecat Rio yang Terlibat PETI


Senin, 18 Mei 2020 | 16:28:11 WIB


Bupati Bungo, Mashuri
Bupati Bungo, Mashuri / istimewa

MUARABUNGO - Maraknya aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (Peti) di Kabupaten Bungo dan adanya isu keterlibatan oknum tokoh masyarakat membuat Bupati Bungo, H. Mashuri mengambil tindakan.

Saat dikonfirmasi, Mashuri menyebutkan bahwa Pemkab Bungo sudah memanggil semua Rio (Kepala Desa, red) yang berada di aliran Sungai Batang Pelepat, Batang Bungo, Limbur Lubuk Mengkuang, dan dusun (desa, red) yang diduga menjadi tempat aktivitas PETI.

Pemanggilan tersebut guna meminta komitmen masing-masing Rio untuk tidak terlibat dalam aktivitas PETI di wilayah masing-masing.

Selain itu, Mashuri juga sudah memerintahkan kepada para Rio agar melakukan koordinasi dengan jajarannya untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang maraknya PETI.

"Kami sudah minta melalui pak Wabup sudah melakukan rapat minta komitmen mereka (Rio, red) untuk bersama-sama tidak melakukan penambangan emas tanpa izin ini dengan menggunakan alat berat," ujar Mashuri, Senin (18/5/2020).

Apabila terbukti, Mashuri mengancam akan memecat oknum Rio yang terlibat kasus PETI. Pihaknya secara bertahap juga akan memeriksa aparat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bungo guna mencari keterlibatan.

"Kalau memang terbukti nanti terlibat, kita tidak segan-segan memberikan sanksi," tegasnya.

Sanksi tegas yang diberikan tersebut pun bukan main-main, bisa berujung pada pemecatan terhadap oknum tersebut. "Bisa sampai terakhir mungkin pemecatan," ujarnya lagi.

Terkait keterlibatan oknum Rio dalam aktivitas PETI, Mashuri mengingatkan komitmen saat dilantik menjadi Rii. Khususnya mereka yang merupakan incumbent, tentu lebih paham terhadap komitmen menjadi tokoh masyarakat di Dusun.

Sementara itu, apabila oknum Rio tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka wajib menjalankan hukuman. namun terkait statusnya sebagai Rio ada prosedur yang harus dilalui hingga pemecatan.

"Tentu (pemecatan, red) sesuai mekanisme yang ada," tandasnya.


Penulis: cr5
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments