Minggu, 5 Juli 2020

Berantas Illegal Drilling, Ini yang Akan Dilakukan Mahdan Jika Terpilih Jadi Bupati Batanghari


Senin, 16 September 2019 | 14:40:22 WIB


Bakal calon Bupati Batanghari Muhammad Mahdan, S.Kom
Bakal calon Bupati Batanghari Muhammad Mahdan, S.Kom / istimewa

MUARABULIAN – Bakal calon Bupati Batanghari Muhammad Mahdan, S.Kom menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan illegal drilling. Kepada metrojambi.com, Mahdan menegaskan tidak akan memberi ruang gerak bagi mafia minyak jika ia terpilih menjadi Bupati Batanghari pada Pilkada 2020 nanti.

"Saya tidak akan mentolerir keberadaan ilegal drilling tersebut," tegas Mahdan saat dihubungi metrojambi.com, Minggu (15/9/2019) malam.

Dikatakannya lagi, selama tidak ada regulasi yang memberi izin, maka ia tidak akan memberi kelonggaran bagi mafia minyak yang ada. "Tidak akan memberi izin. Karena tak satupun regulasi yang bisa digunakan untuk melegalkan ilegal drilling di Batanghari," jelasnya.

Ditambahkan Mahdan, Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 tahun 2008 mengatur mengenai prasyarat sumur tua yang bisa dimanfaatkan. "Bisa digunakan sumur tua itu adalah pertama sumur tersebut digali dibawah tahun 1970. Yang kedua tidak berada di wilayah kerja Pertamina," jelas Mahdan.

Sedangkan saat ini, kata Mahdan, sumur yang ada di Batanghari berada di kawasan wilayah kerja Pertamina. "Sementara mereka yang ada di sana berada di kawasan WKP. Kemudian sumur tua pertamina yang berada di sana tersebut digali pada tahun 1980-an, jadi tidak bisa," bebernya.

Maka dari itu, kata Mahdan, tidak ada ruang gerak bagi siapa pun mafia ilegal drilling di Batanghari. “Baik putra daerah maupun dari luar daerah,” pungkasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments