Rabu, 15 Juli 2020

Dijanjikan Upah 25 Juta, Kurir Sabu Tertangkap di Pelabuhan Marina Tanjabbar


Jumat, 01 November 2019 | 19:36:06 WIB


Barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan Polres Tanjabbar dari seorang penumpang kapal di Pelabuhan Marina
Barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan Polres Tanjabbar dari seorang penumpang kapal di Pelabuhan Marina / metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Pihak kepolisian kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu lewat kawasan perairan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Kali ini, sabu seberat 700 gram berhasil diamankan petugas kepolisian. Barang haram itu sebelumnya dibawa seorang kurir berinisial HR (38), warga Sumatera Utara yang menumpang kapal cepat SB Kurnia II dari Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga mengatakan, HR tertangkap Sabtu (26/10/2019) lalu oleh petugas gabungan yang sedang melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan dan penumpang di Pelabuhan Marina, Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar.

“Saat diperiksa ditemukan dua bungkusan besar dibalut lakban warna hitam di dalam tas ransel yang dibawanya. Saat bungkusan itu dibuka, ternyata berisi narkotika yang diduga jenis sabu-sabu. Bungkusan itu ditemukan berada diantara pakaian,” terang Sinaga, Jumat (1/11/2019).

Lebih lanjut Sinaga menyampaikan, berdasarkan keterangan pelaku, dua bungkusan besar yang berisi diduga sabu tersebut berasal dari Batam dan akan dibawa ke Jambi melalui Kuala Tungkal. Rencananya barang haram itu akan diserahkan kepada seseorang di Jambi.

“Pelaku ini juga mengaku akan mendapatkan upah sebesar 25 juta dari pemilik barang yang berada di Batam. Pelaku akan mendapatkan upah setelah berhasil mengantarkan barang haram tersebut ke seseorang yang berada di Jambi,” beber Sinaga.

Lebih lanjut Sinaga menyampaikan, selain mengamankan barang bukti dua bungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat lebih kurang 700 gram, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa satu buah tas ransel warna hitam-hijau yang berisi pakaian, satu unit hp merk Xiaomi, satu lembar tiket kapal SB Kurnia II dan uang tunai Rp 60 ribu.

"Saat ini pelaku masih kita proses," ujar Sinaga.


Penulis: Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments