Senin, 30 November 2020

Perantau yang Pulang ke Tebo Diimbau Tidak Mengikuti Shalat Id Berjamaah


Rabu, 20 Mei 2020 | 12:55:44 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

MUARATEBO - Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Tebo telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: SE/470/Kesra/2020 tentang pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun 1441 H/2020 M.

 

Edaran tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor: 1078/SE/Setda-Kesramas-2.2/2020 tanggal 21 April 2020 tentang panduan rangkaian ibadah Ramadhan dan Idul Fitri dalam situasi pandemi wabah virus Corona.

 

Salah satu poin dalam surat edaran tersebut, Pemkab Tebo mengimbau kepada masyarakat lerantau yang berasal dari daerah luar Kabupaten Tebo agar melaksanakan isolasi secara mandiri dan tidak perlu mengikuti Shalat Idul Fitri secara berjamaah. 

 

Kabag Kesramas Setda Tebo Naksyabandi mengatakan bahwa Surat Edaran tersebut mempedomani surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia dan memperhatikan fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang panduan kafiat takbir dan sholat idul fitri ditengah pandemi Covid-19.

 

"Menindaklanjuti surat edaran pak Gubernur dan mempedomani edaran Menteri Agama serta fatwa MUI, maka kami pemerintah Kabupaten Tebo juga mengeluarkan edaran yang ditujukan kepada para camat, agar memberitahukan ke masyarakat tentang himbauan yang telah disampaikan, dan kami harap dapat di taati bersama. Terkhusus di poin 6, bagi para perantau dari luar daerah Kabupaten Tebo agar mengisolasi secara mandiri dan tidak perlu sholat id berjamaah," bebernya.

 

Naksyabandi juga Bagian Kesramas Setda Tebo juga tidak melaksanakan Shalat Idul Fitri berjamaah di Masjid Agung Al-Ittihad Kabupaten Tebo. 

 

"Pemerintah atau bagian Kesramas tidak melaksanakan," pungkasnya.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments