Minggu, 31 Mei 2020

Bea Cukai Jambi dan Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Shabu Lewat Jasa Ekspedisi


Rabu, 20 Mei 2020 | 23:03:40 WIB


/ metrojambi.com

 JAMBI - Tim gabungan dari kantor Bea Cukai Jambi dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal.(Bareskrim) Polri berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis shabu sebanyak 5 kg, yang coba diselundupkan lewat jasa transportasi logistik. Paket shabu tersebut dikemas dalam dus karton yang berisikan tepung.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, pada hari Minggu 10 Mei 2020 lalu, tim melakukan survellance truck ekspedisi bahwa akan ada pengiriman shabu yang melintas di jalan Jambi-Palembang. Kemudian tim  menghentikan kendaraan mobil Expedisi PT Dakota dan melakukan penggeledahan di parkiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muaro Jambi.

Dari hasil pengembangan petugas berhasil mendapatkan lima bungkus narkotika jenis shabu yang dikemas dalam 5 dus dengan digabung paket tepung.

Kasi P2 Bea dan Cukai Jambi Heri Susanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dikatakannya, paket shabu tersebut dikirim dari Pekanbaru, Riau dengan tujuan Jakarta.

Heri menyebutkan, penangkapan ini merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus 66 kg narkotika jenis shabu yang dilakukan oleh Polres Lampung Selatan di Pelabuhan Bakauheni pada hari Jumat 8 Mei 2020, dalam mobil ekspedisi PT AMP Jakarta.

"Begitu mendapatkan informasi tim langsung turun melakukan pengejaran, berhasil menghentikan satu unit mobil jenis Daihatsu Grand Max di daerah Suko Awin, Kabupaten Muaro Jambi," ujar Heri, Rabu (20/5/2020).

Ditambahkannya, saat kejadian mobil tersebut dikemudikan HT, bersama seorang kernet berinisial RU. "Untuk sopir hanya sebagai saksi karena mereka tidak mengetahui apa isi barang yang dibawa. Hanya sebatas sopir pekerja ekspedisi," sebut Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, petugas kemudian melakukan penggeledahan dan penyitaan serta melakukan analisis dokumen. Setelah dilakukan pengembangan, tim Bareskrim Polri berhasil mengamankan tersangka inisial EA (22), warga Jalan Hang Jebat Sail No 36 Pekanbaru, yang berperan sebagai packing 5 kg narkotika jenis shabu tersebut ke dalam kardus.

"EA ini perannya sebagai  pecking narkotika tersebut ke dalam kardus guna untuk mengelabui petugas agar meloloskan transaksinya," beber Heri.

Dikatakannya lagi, tersangka merupakan jaringan peredaran narkotika internasional Malaysia-Indonesia. "Kkasus ini kini ditangani Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri," pungkasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments