Rabu, 21 Oktober 2020

Tim Medis Evakuasi Seorang Pria Meninggal Dunia di Batang Asam dengan APD Lengkap


Rabu, 20 Mei 2020 | 19:26:41 WIB


Perugas medis dengan mengenakan alat pelindung diri saat mengevakuasi seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di daerah Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjabbar
Perugas medis dengan mengenakan alat pelindung diri saat mengevakuasi seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di daerah Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjabbar / metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Tim medis dari Puskesmas Rawat Inap Suban mengevakuasi seorang pria yang ditemukan meninggal dunua dalam truk box di depan Rumah Makan Ajo Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Selasa (19/5/2020) kemarin, dengan mengunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Pria yang ditemukan tidak bernyawa itu diketahui bernama Afrizal (64). Warga Bekasi, Jawa Barat itu diduga mengalami gagal jantung.

Berdasarkan surat hasil pemeriksaan medis yang diterima metrojambi.con. Surat kematian nomor: 44 D/1000/PUSK/2020 yang dibkeluarkan Puskesmas Rawat Inap Suban itu korban meninggal dikarenakan serangan jantung.

Camat Batang Asam Dian Ismail Paripurna mengatakan, pria tersebut meninggal dunia karena serangan jantung.

"Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan Tungkal Ulu, diduga meninggal akibat gagal Jantung," ujar Dian, Rabu (20/5/2020).

Dikatakannya lagi, saat ditemukan di dalam mobil korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. "Korban ditemukan di dalam mobil yang terparkir di depan rumah makan di Desa Suban, Tungkal Ulu. Mengingat adanya wabah Covid-19, maka korban dievakuasi mengunakan APD lengkap," terang Dian.

Lebih lanjut Dian mengatakan, evakuasi dilakukan Selasa (19/5/2020) pagi oleh pihak Kapolsek Tungkal Ulu, TNI, dan pihak kesehatan Tungkal Ulu. Korban langsung dibawa ke Pukesmas Untuk dilakukan pemeriksaan.

Dian menambahkan, kejadian ini juga sudah disampaikan kepada pihak keluarga korban melalui sambungan telepon. Korban sendiri dimakamkan di Tanjabbar.

"Mengingat saat ini sedang wabah Covid-19, korban dimakamkan di Desa Suban atas persetujuan pihak keluarga," pungkasnya.


Penulis: Eko
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments